Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

10 Rumah Hangus Terbakar di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

10 Rumah Hangus Terbakar di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
10 Rumah Hangus Terbakar di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
(Dok. Ist) 

MAKASSAR, PEWARTA SULSEL  - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Sultan Alauddin 3, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (17/6/2026) siang. Sedikitnya 10 unit rumah dilaporkan hangus terbakar akibat peristiwa tersebut.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.58 Wita. Asap tebal yang membumbung tinggi dari lokasi membuat warga sekitar panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga sebelum api semakin membesar.

Kepala Bidang Operasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Andi Muhammad Cakrawala, mengatakan pihaknya segera mengerahkan personel dan armada pemadam setelah menerima laporan dari warga.

“Sebanyak 16 unit armada dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dikuasai sekitar pukul 12.58 Wita,” ujarnya, seperti dilansir dari detikSulsel. 

Menurutnya, petugas tiba di lokasi sekitar 18 menit setelah laporan diterima. Setelah berjibaku hampir satu jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan dan proses pendinginan dilakukan untuk mencegah munculnya titik api baru.

Meski tidak ada laporan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah. Sedikitnya 10 rumah warga terdampak, baik yang terbakar habis maupun mengalami kerusakan akibat jilatan api.

Sementara itu, Kapolsek Tamalate Kompol Muh Thamrin mengungkapkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah warga. Sebelum api muncul, warga sempat mendengar suara letupan yang disertai padamnya aliran listrik.

“Dugaan awal kebakaran dipicu hubungan arus pendek listrik dari salah satu rumah, kemudian api dengan cepat merembet ke bangunan lain di sekitarnya,” jelasnya.

Proses pemadaman sempat mengalami kendala karena akses menuju lokasi yang sempit dan kondisi permukiman yang padat. Hal tersebut menyulitkan mobil pemadam untuk menjangkau titik api secara maksimal.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pendataan terhadap rumah yang terdampak serta menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah