Baim Wong Berduka, Soroti Bahaya Ombak di Wisata Tebing Apparalang Bulukumba
![]() |
| Baim Wong Berduka, Soroti Bahaya Ombak di Wisata Tebing Apparalang Bulukumba (Dok.Ist) |
BULUKUMBA, PEWARTA SULSEL - Aktor dan produser film Baim Wong menyampaikan duka cita atas meninggalnya wisatawan Elmi Febrianti (19) yang tenggelam setelah terhempas ombak di kawasan wisata Tebing Apparalang, Kabupaten Bulukumba.
Baim mengungkapkan bahwa sehari sebelum kejadian tragis tersebut, ia bersama kru film telah melakukan survei lokasi di Apparalang untuk kebutuhan syuting film terbarunya. Saat berada di lokasi, ia melihat langsung kondisi ombak yang cukup besar dan menilai kawasan tersebut berisiko untuk aktivitas di sekitar tebing maupun laut.
Dalam video yang diunggah di media sosialnya, Baim memperlihatkan hempasan ombak yang kuat di area karang Apparalang. Bahkan, rencana adegan aksi terjun dari tebing setinggi sekitar 20 meter akhirnya dibatalkan karena kondisi laut dinilai tidak aman bagi pemeran maupun kru film.
"Kita mengutamakan keselamatan walaupun sudah datang ke Bulukumba," ujar Baim Wong.
Elmi Terjatuh Saat Berfoto
Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (7/6/2026). Elmi Febrianti bersama keluarganya berkunjung ke Apparalang dan turun ke salah satu spot foto yang menjorok ke arah laut. Saat sedang berada di lokasi tersebut, ombak besar menghantam area tebing dan menyeret korban hingga terjatuh ke laut.
Menurut keterangan BPBD Bulukumba, korban sempat terombang-ambing di perairan sebelum akhirnya hilang. Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada malam harinya.
Baim Wong turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Polisi Tutup Kawasan Wisata
Pasca kejadian, Polres Bulukumba melakukan penyelidikan untuk mengetahui ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam insiden tersebut. Untuk kepentingan penyelidikan dan mencegah kejadian serupa, kawasan wisata Apparalang ditutup sementara dengan pemasangan garis polisi.
DPRD Soroti Minimnya Standar Keselamatan
Wakil Ketua DPRD Bulukumba, Syahruni Haris, menilai fasilitas keselamatan di lokasi wisata tersebut sangat minim. Ia menyoroti tidak adanya petugas penjaga pantai, pelampung, maupun sarana penyelamatan darurat lainnya.
DPRD Bulukumba mendorong evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan wisata Apparalang, termasuk penelusuran status pengelolaan kawasan agar standar keselamatan bagi pengunjung dapat diterapkan secara lebih baik di masa mendatang.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan destinasi wisata alam, terutama di kawasan tebing dan pantai yang memiliki risiko tinggi akibat kondisi ombak dan cuaca yang tidak menentu.
