Peringati Maulid Nabi, DPC PIM Sidrap Angkat Peran Perempuan dalam Mewujudkan Sidrap Religius dan Bebas Stunting
![]() |
| Peringati Maulid Nabi, DPC PIM Sidrap Angkat Peran Perempuan dalam Mewujudkan Sidrap Religius dan Bebas Stunting (Foto : Istimewa) |
SIDRAP, PEWARTA SULSEL - Dewan Pimpinan Cabang Perempuan Indonesia Maju (DPC-PIM) Kabupaten Sidrap menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Guest House Samanta Homestay, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Sabtu (27/9/2025).
Mengangkat tema “Jadikan Perempuan Berkualitas dan Berakhlak Mulia ala Rasulullah SAW,” kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Sidrap, Hj. Nurkanaah, Ketua DPC-PIM Sidrap, Indah Said Roem, serta Sekretaris DPC-PIM, Rahma Ahmad.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPC PIM Sidrap dalam menyelenggarakan kegiatan yang tidak hanya memperingati hari besar Islam, tetapi juga mengangkat peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk kebersamaan dan upaya mempererat silaturahmi antarperempuan di Sidrap, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nurkanaah.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara organisasi perempuan dan pemerintah daerah, terutama dalam mendukung visi Sidrap religius yang dimulai dari pembinaan keluarga.
“Kami ingin program Perempuan Indonesia Maju sejalan dengan visi-misi pemerintah. Jika perempuan berkualitas dan berakhlak, maka keluarga sebagai fondasi masyarakat akan semakin kuat,” tambahnya.
Wabup Nurkanaah juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi Kabupaten Sidrap, di antaranya lebih dari 4.000 anak yang mengalami stunting dan lebih dari 15.000 warga yang termasuk dalam kategori miskin ekstrem.
Menurutnya, pemerintah telah melakukan berbagai intervensi, termasuk program pemberian modal usaha dengan pendampingan penggunaan dana, sebagai bagian dari upaya menekan angka kemiskinan dan stunting.
“Kami berharap DPC PIM Sidrap bisa ambil bagian dalam menyosialisasikan dan mendampingi masyarakat, khususnya kaum ibu, agar intervensi yang dilakukan pemerintah bisa tepat sasaran. Jika perempuan ikut bergerak, generasi emas 2045 bukan mimpi,” pungkasnya.
Kegiatan peringatan Maulid ini menjadi momentum reflektif bagi kaum perempuan Sidrap untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam membentuk karakter pribadi, keluarga, dan masyarakat.
