Fun & Growth 2026 Siap Jadi Ajang Kolaborasi 300 Pelaku UMKM di Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Pastikan Hadir
![]() |
| Fun & Growth 2026 Siap Jadi Ajang Kolaborasi 300 Pelaku UMKM di Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Pastikan Hadir (Foto : Istimewa) |
PEWARTA SULSEL - Semangat bertumbuh dan berkolaborasi akan mewarnai pelaksanaan Fun & Growth 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 28 Juli 2026, di Aula Saromase, Kompleks SKPD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Mengusung tema "Bertumbuh Bersama, Berkontribusi Nyata, Menguatkan Ekosistem UMKM", kegiatan ini diproyeksikan menjadi salah satu forum inspiratif terbesar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sidrap.
Sekitar 300 pelaku UMKM, pelaku usaha muda, mahasiswa, komunitas wirausaha, hingga masyarakat umum dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta akan mendapatkan wawasan seputar pengembangan bisnis, inovasi, pemasaran digital, serta strategi membangun usaha yang berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Selain menghadirkan materi yang aplikatif, Fun & Growth 2026 juga akan menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang kewirausahaan, pengembangan bisnis, dan ekonomi kreatif. Melalui sesi inspiratif dan diskusi interaktif, peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperluas jejaring usaha.
Ketua Panitia Fun & Growth 2026, Firman, mengatakan kegiatan ini tidak sekadar menjadi seminar atau forum berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas, akademisi, pemerintah, dan generasi muda untuk membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat dan berdaya saing.
"Fun & Growth 2026 kami rancang sebagai ruang belajar, berbagi, dan berkolaborasi. Insya Allah, kegiatan ini akan diikuti sekitar 300 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di Kabupaten Sidenreng Rappang. Kami ingin seluruh peserta pulang tidak hanya membawa ilmu dan motivasi, tetapi juga jejaring, peluang usaha, serta semangat baru untuk terus bertumbuh dan naik kelas," ujar Firman.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya peningkatan kapasitas usaha melalui kolaborasi berbagai pihak.
"Kami berharap dari kegiatan ini lahir kolaborasi-kolaborasi baru antara pelaku usaha, pemerintah, dunia pendidikan, dan komunitas. UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah, sehingga penguatan kapasitas mereka harus dilakukan secara berkelanjutan," tambahnya.
Sementara itu, Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Fun & Growth 2026. Ia memastikan akan hadir sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM.
"Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang sangat mengapresiasi terselenggaranya Fun & Growth 2026. Kegiatan seperti ini menjadi ruang yang sangat positif untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar semakin inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Insya Allah saya akan hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada para pelaku UMKM yang menjadi kekuatan utama perekonomian daerah," kata Syaharuddin Alrif.
Menurutnya, penguatan sektor UMKM merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah karena memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya tahan ekonomi lokal.
Dengan mengusung semangat "Bertumbuh Bersama, Berkontribusi Nyata, Menguatkan Ekosistem UMKM", penyelenggara berharap Fun & Growth 2026 menjadi momentum lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang inovatif, kreatif, dan kompetitif. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Melalui kehadiran ratusan peserta, materi inspiratif, dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sidrap, Fun & Growth 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam mendorong UMKM lokal naik kelas, memperluas akses pasar, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
