Baznas Sinjai Salurkan Zakat di Tellu Limpoe, Bupati Dorong Pemberdayaan Ekonomi
![]() |
| Baznas Sinjai Salurkan Zakat di Tellu Limpoe, Bupati Dorong Pemberdayaan Ekonomi (Foto : Istimewa) |
PEWARTA SULSEL - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sinjai terus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran zakat yang disertai program pemberdayaan ekonomi. Kali ini, bantuan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Kecamatan Tellulimpoe, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Camat Tellulimpoe tersebut menjadi salah satu langkah BAZNAS Sinjai dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar penerima, program ini diharapkan mampu membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup dan mencapai kemandirian ekonomi.
Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.
Menurut Ratnawati, zakat memiliki potensi besar untuk membantu masyarakat keluar dari kesulitan ekonomi apabila dikelola melalui program yang tepat dan berkelanjutan.
Karena itu, ia menilai penyaluran zakat tidak seharusnya hanya berorientasi pada pemberian bantuan sesaat. Upaya tersebut perlu dilengkapi dengan program pemberdayaan yang memberikan kesempatan kepada para mustahik untuk mengembangkan kemampuan dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.
Ratnawati juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat yang menunaikan zakat atau muzakki. Ia meminta BAZNAS senantiasa mengedepankan prinsip transparansi, profesionalitas, ketepatan sasaran, serta akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat.
"Melalui pengelolaan zakat yang baik, semakin banyak masyarakat yang terbantu dan semakin luas manfaat yang dirasakan," ujarnya.
Selama ini, BAZNAS Kabupaten Sinjai telah melaksanakan berbagai program untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut meliputi Sinjai Peduli, Sinjai Cerdas, dan Sinjai Religi yang ditujukan bagi delapan golongan penerima zakat atau asnaf.
BAZNAS Sinjai juga menghadirkan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) untuk membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak. Selain itu, bantuan Z-Mart disediakan sebagai salah satu upaya mendukung pengembangan usaha masyarakat.
Bupati Ratnawati berharap berbagai program tersebut dapat terus dikembangkan, terutama melalui bantuan modal usaha bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurutnya, dukungan permodalan dapat menjadi salah satu jalan bagi penerima zakat untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial.
Ia juga mengajak masyarakat yang telah memenuhi syarat menunaikan zakat agar menyalurkannya melalui lembaga resmi. Dengan demikian, pengelolaan dan pendistribusian zakat dapat berlangsung lebih terarah serta sesuai dengan ketentuan syariah.
Pemerintah Kabupaten Sinjai, lanjut Ratnawati, berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS untuk menghadirkan program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat hingga ke tingkat desa dan dusun.
Melalui kerja sama yang berkelanjutan, penyaluran zakat diharapkan tidak hanya menjadi sarana membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan untuk mendorong kesejahteraan dan kemandirian ekonomi warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Sinjai, Drs. H. M. Tahir, Staf Ahli Bupati Bidang Sosial dan SDM Sofwan Sabirin, serta jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Sinjai.
