268 Guru Luwu Timur Siap Berlaga di Porsenijar PGRI Sulsel, Bupati Targetkan Masuk Lima Besar
![]() |
| 268 Guru Luwu Timur Siap Berlaga di Porsenijar PGRI Sulsel, Bupati Targetkan Masuk Lima Besar (Foto : Istimewa) |
PEWARTA SULSEL - Sebanyak 268 guru dan tenaga kependidikan Kabupaten Luwu Timur resmi dilepas untuk mengikuti Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada 2–7 Juli 2026.
Pelepasan kontingen dilakukan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Luwu Timur, Ahad (28/6/2026).
Turut hadir Sekretaris Daerah Luwu Timur Ramadhan Pirade, Wakapolres Kompol Hajriadi, Kepala Disdikbud Raoda, Ketua PGRI Kabupaten Luwu Timur Sunarto, Ketua KONI Herawan Raditya, perwakilan Kejaksaan Negeri, Kementerian Agama, para kepala OPD terkait, serta seluruh peserta kontingen.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan bahwa seluruh peserta merupakan insan pilihan yang mengemban amanah untuk membawa nama baik Kabupaten Luwu Timur di ajang tingkat provinsi.
"Di depan ini berdiri barisan manusia pilihan, para pelita bangsa yang siap mengukir jejak langkah perjuangan. Perjalanan kalian menuju perhelatan Porsenijar bukan sekadar urusan bertanding atau berlomba di gelanggang. Lebih dari itu, kalian berangkat sebagai duta kehormatan yang membawa marwah, martabat, dan nama besar Luwu Timur," ujarnya.
Bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh kontingen agar tampil maksimal dan mampu mengukir prestasi. Ia menargetkan Luwu Timur dapat menembus lima besar pada ajang Porsenijar PGRI Sulsel 2026.
" Saya berharap kita bisa meraih prestasi. Target kita masuk lima besar dan pemerintah daerah telah menyiapkan bonus sebagai bentuk apresiasi jika target tersebut berhasil dicapai," ungkap Irwan.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Luwu Timur, Sunarto, mengatakan Porsenijar merupakan wadah bagi para guru untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta sportivitas, tidak hanya sebagai pendidik tetapi juga sebagai insan yang berprestasi.
"Melalui Porsenijar PGRI ini kami ingin menunjukkan bahwa guru di Luwu Timur bukan hanya mampu mendidik dengan hati, tetapi juga mampu berprestasi dengan penuh integritas, berkarya dengan kreativitas, dan bertanding dengan sportivitas," tuturnya.
Sunarto berharap seluruh kontingen dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Luwu Timur di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
