Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Peringatan Hari Posyandu 2026, TP PKK Gowa Soroti Peran Strategis Kader dalam Layanan Kesehatan Dasar

Peringatan Hari Posyandu 2026, TP PKK Gowa Soroti Peran Strategis Kader dalam Layanan Kesehatan Dasar
Peringatan Hari Posyandu 2026, TP PKK Gowa Soroti Peran Strategis Kader dalam Layanan Kesehatan Dasar
(Foto : Istimewa) 

GOWA, PEWARTA SULSEL - Peringatan Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat komitmen peningkatan layanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak, di Kabupaten Gowa.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa yang juga Ketua Tim Pembina Posyandu, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, menegaskan pentingnya peran kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Posyandu di Posyandu Matahari Rindam XIV Hasanuddin, Pakatto, Kecamatan Bontomarannu, Rabu (29/4/2026).

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi para kader yang selama ini aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program kesehatan dasar tidak terlepas dari kerja keras dan konsistensi para kader di lapangan.

“Kader Posyandu memiliki peran yang sangat vital dalam memastikan layanan kesehatan menjangkau masyarakat secara langsung. Ini adalah bentuk pengabdian yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Posyandu Matahari menjadi salah satu contoh Posyandu yang berhasil menunjukkan kinerja optimal dengan memenuhi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Capaian tersebut dinilai sebagai indikator kuat adanya kolaborasi yang solid antara kader, TP PKK, serta dukungan lintas sektor.

Menurutnya, sinergi yang terbangun menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang X Rindam XIV Hasanuddin, Wulan Dannie Hendra, menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan layanan Posyandu secara rutin.

Ia menyebutkan bahwa Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi keluarga dalam menjaga kesehatan sejak dini.

“Melalui Posyandu, masyarakat dapat memantau pertumbuhan anak, mendapatkan imunisasi, serta berkonsultasi terkait gizi dan kesehatan keluarga,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak para orang tua untuk rutin membawa anak ke Posyandu setiap bulan guna memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal dan terhindar dari berbagai risiko kesehatan, termasuk stunting.

Peringatan Hari Posyandu Nasional tahun ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan serta memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan, sehingga Posyandu semakin berperan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Gowa.