Program Pejuang Subuh Diluncurkan di MTQ Luwu Timur, Bupati Tekankan Penguatan Karakter Umat
![]() |
| Program Pejuang Subuh Diluncurkan di MTQ Luwu Timur, Bupati Tekankan Penguatan Karakter Umat (Foto : Istimewa) |
LUWU TIMUR, PEWARTA SULSEL - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur resmi meluncurkan Program Pejuang Subuh sebagai gerakan pembinaan moral dan spiritual masyarakat. Program ini dicanangkan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Bupati Puspawati Husler, bertepatan dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten.
Launching program berlangsung di Lapangan Batara Guru, Kecamatan Tomoni Timur, Minggu (8/2/2026), dan disaksikan oleh Ketua TP PKK Luwu Timur Ani Nurbani Irwan, Sekretaris Daerah Ramadhan Pirade, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, jajaran OPD, serta para kafilah MTQ dari seluruh kecamatan.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menjelaskan bahwa Program Pejuang Subuh dirancang untuk menanamkan nilai disiplin, kebersamaan, dan spiritualitas melalui pembiasaan salat Subuh berjamaah di masjid. Ia menilai masjid harus kembali dimakmurkan sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan karakter generasi muda.
“Program ini bukan sekadar aktivitas ibadah, tetapi gerakan membangun peradaban. Dari Subuh berjamaah, kita membentuk pribadi yang disiplin, peduli, dan berakhlak,” ujar Irwan.
Menurutnya, kebiasaan menjaga waktu Subuh diyakini akan melahirkan kehidupan sosial yang harmonis serta menghadirkan keberkahan bagi daerah. Ia menegaskan, penguatan nilai keimanan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Luwu Timur yang maju dan sejahtera.
“Jika masjid hidup sejak Subuh, maka daerah ini akan tumbuh kuat, aman, dan diberkahi. Inilah ikhtiar kita menuju Luwu Timur Juara,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, panitia MTQ juga mengumumkan hasil penilaian devile kafilah peserta. Kafilah Kecamatan Tomoni berhasil meraih Juara I, disusul Kecamatan Wasuponda sebagai Juara II, dan Kecamatan Towuti di posisi Juara III. Sementara itu, Kafilah Kecamatan Tomoni Timur dinobatkan sebagai kafilah terfavorit.
Peluncuran Program Pejuang Subuh diharapkan menjadi momentum kebangkitan spiritual masyarakat Luwu Timur sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan umat dalam membangun daerah berbasis nilai keagamaan.
