Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Luwu Timur Sabet UHC Awards Nasional, Satu-satunya Kabupaten di Sulsel Capai Cakupan Paripurna

Luwu Timur Sabet UHC Awards Nasional, Satu-satunya Kabupaten di Sulsel Capai Cakupan Paripurna
Luwu Timur Sabet UHC Awards Nasional, Satu-satunya Kabupaten di Sulsel Capai Cakupan Paripurna
(Foto : Istimewa) 

LUWU TIMUR, PEWARTA SULSEL - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional setelah berhasil meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Kategori Utama). Prestasi ini sekaligus menempatkan Luwu Timur sebagai satu-satunya kabupaten di Sulawesi Selatan yang mampu mencapai cakupan kepesertaan jaminan kesehatan secara menyeluruh.

Penghargaan tersebut diberikan karena hampir seluruh penduduk Luwu Timur telah terdaftar sebagai peserta aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan. 

Capaian ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan tanpa hambatan finansial.

Dalam standar UHC kategori utama, suatu daerah diwajibkan mencatat minimal 95 persen penduduk terlindungi jaminan kesehatan. Luwu Timur bahkan melampaui batas tersebut dan konsisten menjaga status UHC sejak tahun 2017.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, kepada perwakilan Pemkab Luwu Timur pada acara Deklarasi dan Pencanangan UHC Nasional yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Bupati Luwu Timur diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Adnan D. Kasim, yang hadir bersama Direktur RS I Lagaligo.

“Alhamdulillah, Luwu Timur menerima penghargaan UHC kategori utama. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak,” ujar dr. Adnan usai menerima penghargaan.

Ia menyebut pemerintah pusat melalui Direktorat UHC memberikan apresiasi atas komitmen daerah dalam menjamin pembiayaan kesehatan masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur yang terus mendukung program jaminan kesehatan bagi seluruh warga,” ungkapnya.

Menurut dr. Adnan, tantangan ke depan adalah menjaga keberlanjutan kepesertaan JKN agar status UHC tetap terpelihara.

“Tahun 2026 kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, sehingga seluruh penduduk benar-benar terlindungi jaminan kesehatan,” tambahnya.

Dengan penghargaan ini, Kabupaten Luwu Timur semakin menegaskan posisinya sebagai daerah yang serius membangun sektor kesehatan, sekaligus menjadi contoh bagi kabupaten lain di Sulawesi Selatan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.