MTQ Ke-44 Sinjai Resmi Dibuka, Bupati Ajak Jadikan Al-Qur’an Kompas di Era Digital

MTQ Ke-44 Sinjai Resmi Dibuka, Bupati Ajak Jadikan Al-Qur’an Kompas di Era Digital
(Foto : Istimewa)
SINJAI, PEWARTA SULSEL - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-44 tingkat Kabupaten Sinjai resmi digelar dan dibuka langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, Senin (9/2/2026). Pembukaan berlangsung khidmat di Lapangan Bacikoro, Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah, ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati Sinjai.
MTQ Ke-44 tahun ini mengangkat tema “Dengan Semangat Musabaqah Tilawatil Qur’an, Kita Jadikan Al-Qur’an sebagai Tonggak Salam Menyongsong Era Digitalisasi Menuju Indonesia Emas”. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama enam hari, mulai 9 hingga 14 Februari 2026.
Acara pembukaan turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Idham Kadir, perwakilan Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Wakil Ketua I DPRD Sinjai Fachriandi Matoa, unsur Forkopimda, Sekda Sinjai Andi Jefrianto Asapa, para pimpinan OPD, jajaran Kemenag Sinjai, BAZNAS, serta kafilah dari sembilan kecamatan di Kabupaten Sinjai.
Sebagai tuan rumah, Camat Sinjai Tengah Andi Syahrul Paesa menyampaikan kesiapan penuh pihaknya dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ. Ia menegaskan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kecamatan Sinjai Tengah sebagai tuan rumah. Insya Allah seluruh rangkaian MTQ kami persiapkan secara maksimal demi kenyamanan para kafilah,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menegaskan bahwa MTQ memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an.
“MTQ adalah momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, tidak hanya dalam lantunan tilawah, tetapi juga dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam menghadapi dinamika dan tantangan di era digital.
“Di tengah derasnya arus digitalisasi, Al-Qur’an harus menjadi fondasi moral, penuntun arah, dan sumber nilai dalam membangun masyarakat yang berkarakter,” tambahnya.
Kepada seluruh peserta, Bupati Sinjai berpesan agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menampilkan kemampuan terbaik, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
MTQ Ke-44 Kabupaten Sinjai diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia serta memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat menuju Sinjai yang religius, maju, dan berdaya saing.