Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Pemkab Sinjai Gaspol Bangun Koperasi Merah Putih, 18 Desa Sudah Siapkan Lahan

Pemkab Sinjai Gaspol Bangun Koperasi Merah Putih, 18 Desa Sudah Siapkan Lahan
Pemkab Sinjai Gaspol Bangun Koperasi Merah Putih, 18 Desa Sudah Siapkan Lahan
(Foto : Istimewa) 

SINJAI, PEWARTA SULSEL - Pemerintah Kabupaten Sinjai terus memacu percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai penggerak ekonomi desa dan kelurahan. Upaya ini ditegaskan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Rabu (28/1/2026).

Rakor tersebut difokuskan pada kesiapan lahan serta progres pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan koperasi di seluruh wilayah Sinjai.

Bupati Sinjai menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha, tetapi menjadi pilar penguatan ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong.

“Koperasi adalah kekuatan ekonomi rakyat. Jika dikelola dengan baik, ini akan menjadi motor kebangkitan ekonomi desa dan kelurahan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh perangkat daerah dan pemerintah desa dalam proses perencanaan hingga pengelolaan aset koperasi agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administrasi di kemudian hari.

Menurutnya, KMP harus tumbuh sebagai lembaga ekonomi yang sehat, transparan, dan mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sinjai, Yuhadi Samad, menjelaskan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden RI Nomor 9 Tahun 2025 dan Nomor 17 Tahun 2025 yang mengamanatkan percepatan pembentukan serta pembangunan fisik koperasi desa dan kelurahan.

“Kami ingin memastikan kesiapan lahan di setiap wilayah sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi pemerintah desa dalam proses pengadaan lahan,” jelas Yuhadi.

Hingga saat ini, tercatat 18 desa telah memasuki tahap pembangunan atau persiapan lahan KMP, di antaranya Bulutellue, Lappacinrana, Lamatti Riawang, Bonto Salama, Turungan Baji, Kanrung, Kampala, Lasiai, Pasimarannu, Saukang, hingga Bonto Tengnga.

Rapat ini turut dihadiri jajaran asisten Setdakab Sinjai, Inspektorat Daerah, Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja, perwakilan Kejaksaan Negeri Sinjai, Kodim 1424 Sinjai, BPN Sinjai, serta para kepala desa.

Pemkab Sinjai berharap percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih dapat menjadi fondasi kuat bagi kemandirian ekonomi masyarakat serta menciptakan pusat-pusat usaha produktif di tingkat desa dan kelurahan.