Pengurus PPDI Sidrap 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Bupati Dorong Perangkat Desa Ciptakan Inovasi
![]() |
| Pengurus PPDI Sidrap 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Bupati Dorong Perangkat Desa Ciptakan Inovasi (Foto : Istimewa) |
PEWARTA SULSEL – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mendorong perangkat desa mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah melalui inovasi dan pengembangan potensi lokal. Setiap desa diharapkan mampu memiliki identitas serta keunggulan tersendiri yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Syaharuddin saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Sidrap periode 2026–2031 di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, Kamis (29/10/2026).
Pelantikan mengusung tema “Mengabdi dari Desa, Berkarya untuk Sidrap”. Ketua PPDI Sulawesi Selatan, Taba Halilintar, memimpin prosesi pelantikan Muhammad Saharuddin sebagai Ketua PPDI Kabupaten Sidrap bersama jajaran pengurus lainnya.
Kegiatan tersebut turut disaksikan Bupati Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah. Sebanyak 127 pengurus dan anggota yang berasal dari 68 desa mengikuti pelantikan dan pengukuhan tersebut.
Sejumlah perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap, serta pimpinan organisasi kepemudaan dan organisasi lainnya juga hadir dalam kegiatan itu.
Dalam sambutannya, Syaharuddin menegaskan bahwa PPDI dan pemerintah desa perlu membangun hubungan kemitraan yang kuat. Menurutnya, organisasi perangkat desa dan pemerintah desa harus memiliki tujuan yang sejalan, terutama dalam memperjuangkan kesejahteraan perangkat desa dan meningkatkan kualitas pembangunan.
“Organisasi PPDI bersama pemerintah desa tidak boleh menganggap sebagai kompetitor. Kita harus menganggap ini sebagai kolaborasi. Misi utamanya adalah memperjuangkan kesejahteraan perangkat desa,” tegas Syaharuddin.
Ia menjelaskan, perangkat desa memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan karena berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas dan kesejahteraan perangkat desa perlu berjalan beriringan dengan upaya memperbaiki kualitas pelayanan publik.
Selain itu, Bupati meminta setiap desa menggali potensi unggulan yang dapat dikembangkan menjadi ciri khas wilayah. Pengembangan tersebut perlu dilakukan secara terarah melalui konsep branding desa berdasarkan karakteristik dan potensi yang dimiliki masing-masing daerah.
“Saya mau mendorong setiap desa harus punya branding desa masing-masing. Harus punya potensi desa yang berbeda-beda berdasarkan tematik desanya,” ujarnya.
Syaharuddin juga menekankan bahwa inovasi pembangunan desa tidak terbatas pada sektor ekonomi. Penataan lingkungan, kebersihan, kerapian, dan keindahan kawasan permukiman dinilai dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan desa yang menarik serta memiliki daya saing.
Ia berharap desa-desa di Sidrap mampu menghadirkan lingkungan yang bersih, asri, dan estetik sehingga menarik perhatian masyarakat luas. Prestasi yang diraih desa juga diharapkan menjadi nilai tambah dalam memperkenalkan potensi daerah.
“Bagaimana membuat desa-desa kita menjadi bersih, tertata rapi, asri, estetik, instagramable, supaya orang-orang datang dengan prestasi-prestasi yang diraih oleh desa kita,” katanya.
Menurut Syaharuddin, pengembangan potensi lokal harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun kebanggaan terhadap daerahnya. Dengan demikian, desa dapat berkembang menjadi pusat kreativitas dan inovasi, bukan sekadar menjadi objek pembangunan.
Ia pun mengajak jajaran pengurus PPDI Sidrap yang baru dikukuhkan untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta pemerintah desa. Sinergi tersebut dinilai penting agar program pembangunan dapat berjalan searah dan memberikan hasil yang optimal.
“PPDI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun desa. Mari kita bekerja bersama, berkolaborasi, dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.
Melalui kepengurusan baru periode 2026–2031, PPDI Sidrap diharapkan semakin mempererat solidaritas antarperangkat desa, meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi.
Upaya tersebut diharapkan mampu mewujudkan desa-desa di Kabupaten Sidrap yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing dengan mengandalkan potensi serta keunggulan masing-masing.
