Bupati Bantaeng Buka Musda XVI KNPI, Ajak Pemuda Berperan Aktif dalam Pembangunan
![]() |
| Bupati Bantaeng Buka Musda XVI KNPI, Ajak Pemuda Berperan Aktif dalam Pembangunan (Foto : Istimewa) |
PEWARTA SULSEL - Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, mendorong kalangan pemuda mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah. Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari dinamika sosial, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam melahirkan inovasi dan mendorong kemajuan Kabupaten Bantaeng.
Pesan tersebut mengemuka saat Muh. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Daerah (Musda) XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bantaeng di Gedung Balai Kartini, Rabu (28/10/2026).
Musda XVI KNPI menjadi forum penting bagi organisasi kepemudaan untuk memperkuat kebersamaan, membangun komunikasi antarkelompok pemuda, serta menentukan arah kepemimpinan dan program kerja organisasi untuk periode mendatang.
Dalam agenda tersebut, terdapat tiga kandidat bakal calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Bantaeng, yakni Resky Wijaya, Ancha, dan Bisma Naufal Yaesar. Kehadiran para kandidat mencerminkan dinamika organisasi dalam proses pergantian kepemimpinan di tubuh KNPI Kabupaten Bantaeng.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menegaskan bahwa potensi generasi muda perlu diarahkan pada kegiatan yang produktif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, KNPI memiliki posisi penting sebagai ruang bersama bagi organisasi kepemudaan untuk menyatukan ide dan membangun kolaborasi.
“Pemuda memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, KNPI diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi bagi seluruh organisasi kepemudaan untuk melahirkan gagasan, inovasi, dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Vonny Amelia Suardi, turut menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan soliditas dalam organisasi. Pelaksanaan Musda diharapkan tetap mengedepankan prinsip demokrasi serta berpedoman pada ketentuan organisasi yang berlaku.
Melalui forum ini, KNPI Kabupaten Bantaeng diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang mampu merangkul seluruh elemen pemuda tanpa membedakan latar belakang organisasi. Kepemimpinan yang inklusif dinilai penting untuk memperkuat sinergi dan menjaga keberlanjutan program kepemudaan.
Selain menentukan arah kepemimpinan, Musda XVI juga menjadi kesempatan bagi KNPI untuk merumuskan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, organisasi kepemudaan diharapkan dapat berkontribusi secara nyata dalam mendukung agenda pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng Hadi Sukma Siregar, Kasi Intelkam Polres Bantaeng AKP Edward yang mewakili Kapolres Bantaeng, Anggota DPRD Kabupaten Bantaeng M. Amhi, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bantaeng Irsan Akbar, serta jajaran pengurus DPD KNPI Kabupaten Bantaeng.
