Pemuda Sidrap Panen 18,7 Ton Gabah dari 2 Hektare, Nilainya Capai Rp143 Juta
![]() |
| Pemuda Sidrap Panen 18,7 Ton Gabah dari 2 Hektare, Nilainya Capai Rp143 Juta (Foto : Istimewa) |
PEWARTA SULSEL - Lahan pertanian seluas 2 hektare di Desa Sereang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menghasilkan panen gabah dalam jumlah cukup besar.
Adalah Fajar Abdul Azis, pemuda asal Desa Sereang, yang berhasil memanen sebanyak 18.705 kilogram atau sekitar 18,7 ton gabah dari lahan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS).
Dari total produksi tersebut, produktivitas lahan yang dikelola Fajar mencapai sekitar 9,3 ton gabah per hektare.
Panen dilakukan di kawasan PM-AAS Desa Sereang dengan melibatkan Kelompok Tani Harapan Tani. Dalam pengelolaannya, Fajar tidak berjalan sendiri.
Ia mendapat pendampingan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sereang, Sapriyadi, S.P., serta dukungan dari orang tuanya, H. Abdul Azis.
Capaian tersebut semakin menarik jika dilihat dari sisi ekonomi. Dengan harga gabah saat ini sebesar Rp7.700 per kilogram, hasil panen sebanyak 18.705 kilogram itu memiliki nilai sekitar Rp143,8 juta.
Hasil panen tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa penerapan pertanian modern mampu memberikan peluang produksi yang cukup tinggi.
Bagi Fajar, lahan pertanian bukan hanya tempat untuk menanam dan memanen. Sektor tersebut juga dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk membangun penghasilan sekaligus mengembangkan usaha di bidang pangan.
Produktivitas sekitar 9,3 ton per hektare yang dicapai dari lahan 2 hektare memperlihatkan bagaimana teknologi dan pengelolaan pertanian dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan hasil produksi.
Kisah Fajar dari kawasan PM-AAS Sereang sekaligus menjadi contoh bahwa generasi muda memiliki peluang untuk terjun ke dunia pertanian.
Dengan dukungan teknologi, pendampingan penyuluh, serta pengelolaan lahan yang baik, pertanian dapat menjadi sektor yang tidak hanya menjanjikan dari sisi produksi, tetapi juga memiliki potensi ekonomi bagi generasi muda.
