Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Panen Padi di Sidrap Capai 12 Ton per Hektare, Bupati Turun Langsung Operasikan Combine

Produktivitas padi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, menunjukkan hasil menggembirakan. Panen di Desa Tonrongnge, Kecamatan Ba
Panen Padi di Sidrap Capai 12 Ton per Hektare, Bupati Turun Langsung Operasikan Combine
Panen Padi di Sidrap Capai 12 Ton per Hektare, Bupati Turun Langsung Operasikan Combine
(Foto : Istimewa) 

PEWARTA SULSEL  - Produktivitas padi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, menunjukkan hasil menggembirakan. Panen di Desa Tonrongnge, Kecamatan Baranti, mampu menghasilkan sekitar 10 hingga 12 ton gabah per hektare.

Capaian tersebut terlihat saat panen padi milik Syarif yang dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Sabtu (5/9/2026). Dalam kesempatan itu, Syaharuddin tidak hanya menyaksikan proses panen, tetapi turut turun ke persawahan.

Bupati bahkan mengoperasikan langsung mesin panen padi atau combine harvester. Ia juga berdialog dengan petani untuk mengetahui kondisi pertanian secara langsung.

Lahan Syarif yang dipanen memiliki luas sekitar 1,5 hektare. Pada petak seluas 10 are, hasil panen mencapai sekitar delapan karung gabah.

Jika dihitung berdasarkan keseluruhan lahan, produktivitas sawah tersebut berada di kisaran 10-12 ton per hektare. Dengan harga gabah yang mencapai Rp7.700 per kilogram, hasil tersebut dinilai memberikan potensi pendapatan yang cukup besar bagi petani.

Tak hanya dari hasil panen, potensi pertanian Desa Tonrongnge juga ditopang oleh luas areal persawahan. Tercatat sekitar 435 hektare lahan persawahan berada di desa tersebut.

Hamparan sawah itu menjadi salah satu penopang produksi pangan di Kecamatan Baranti. Pemerintah Kabupaten Sidrap pun terus mendorong peningkatan produktivitas agar sektor pertanian semakin berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

Syaharuddin mengatakan pertanian memiliki posisi penting, bukan hanya sebagai sumber penghasilan masyarakat di daerah, tetapi juga dalam menjaga ketersediaan pangan.

"Dari Sidrap, kita bisa memberi makan orang Indonesia dengan beras kita, dari pertanian kita," kata Syaharuddin.

Menurutnya, potensi pertanian yang dimiliki Sidrap harus terus dikembangkan. Peningkatan produksi perlu dibarengi dengan dukungan sarana dan prasarana pertanian serta upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

Momentum panen tersebut juga dimanfaatkan Syaharuddin untuk menyerap langsung aspirasi petani. Ia berdialog dengan warga Desa Tonrongnge mengenai berbagai kondisi dan kebutuhan yang dihadapi di lapangan.

Pemkab Sidrap berkomitmen menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan utama perekonomian daerah. Produktivitas yang telah dicapai diharapkan dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, anggota DPRD Sidrap Daerah Pemilihan III, Kepala Dinas TPHPKP Ibrahim, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kepala Disnakkan Ahmad, serta Camat Baranti.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
PEWARTA Sulsel
PEWARTA Sulsel
Media online Pewarta.co.id regional Sulawesi Selatan (Pewarta Sulsel). Menyajikan informasi berita Sulsel terkini up to date.

WARTA SULSEL TERBARU

  • Panen Padi di Sidrap Capai 12 Ton per Hektare, Bupati Turun Langsung Operasikan Combine
  • Panen Padi di Sidrap Capai 12 Ton per Hektare, Bupati Turun Langsung Operasikan Combine
  • Panen Padi di Sidrap Capai 12 Ton per Hektare, Bupati Turun Langsung Operasikan Combine
  • Panen Padi di Sidrap Capai 12 Ton per Hektare, Bupati Turun Langsung Operasikan Combine
  • Panen Padi di Sidrap Capai 12 Ton per Hektare, Bupati Turun Langsung Operasikan Combine
  • Panen Padi di Sidrap Capai 12 Ton per Hektare, Bupati Turun Langsung Operasikan Combine