Kembangkan Usaha Warisan Orang Tua, Peternak Sidrap Hasilkan 20 Liter Susu per Hari
![]() |
| Peternak Sapi di Sidrap Kembangkan Warisan Orang Tua, Kini Miliki 30 Ekor (Foto : Istimewa) |
PEWARTA SULSEL - Usaha peternakan sapi yang diwariskan orang tua berhasil dikembangkan Ahmad Yani, warga Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Dari usaha keluarga tersebut, kini Ahmad Yani telah memiliki 30 ekor sapi.
Ahmad Yani mulai fokus mengembangkan peternakan tersebut sejak 2020. Ia tidak hanya mempertahankan usaha yang telah dirintis keluarganya, tetapi juga mencoba mengolah hasil ternak menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Salah satu produk yang dihasilkan dari peternakan miliknya adalah susu sapi segar. Dalam sehari, Ahmad Yani mampu menghasilkan rata-rata 20 liter susu.
Produksi susu tersebut kemudian dipasarkan kepada masyarakat. Untuk menjangkau konsumen lebih luas, ia memanfaatkan media sosial sebagai salah satu sarana promosi dan pemasaran.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Permintaan susu sapi segar miliknya tidak lagi hanya datang dari masyarakat di sekitar tempat tinggalnya, tetapi juga mulai menjangkau konsumen dari luar Kabupaten Sidrap.
Ahmad Yani juga melakukan diversifikasi terhadap hasil peternakannya. Susu sapi segar yang diproduksi tidak hanya dijual langsung, tetapi sebagian diolah menjadi dangke, makanan khas yang dikenal sebagai keju lokal dengan cita rasa khas dan kandungan gizi.
Selain susu, hasil ternaknya berupa daging juga dimanfaatkan untuk kebutuhan kuliner. Salah satunya diolah menjadi Sop Saudara yang merupakan salah satu makanan yang digemari masyarakat.
Menurut Ahmad Yani, mengembangkan usaha warisan keluarga menjadi pilihan yang ingin dijalaninya dengan serius. Ia sejak awal memiliki keinginan agar peternakan tersebut tidak berhenti sebatas usaha yang diteruskan dari orang tua.
"Awalnya hanya meneruskan usaha orang tua, tapi saya bertekad untuk mengembangkannya lebih jauh. Alhamdulillah, kini hasilnya dirasakan manfaatnya. Semoga bisa bermanfaat dan menginspirasi warga Sidrap," ujar Ahmad Yani.
Ia berharap peternakan yang dikelolanya dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas. Ia juga ingin kisah usahanya dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melihat peluang dari potensi peternakan dan sumber daya yang ada di daerah sendiri.
Perjalanan Ahmad Yani memperlihatkan bahwa usaha peternakan dapat dikembangkan dengan berbagai cara. Tidak hanya mengandalkan penjualan ternak, hasil peternakan juga bisa diolah menjadi produk pangan, sementara media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperluas pasar.
Dengan menggabungkan ketekunan, inovasi pengolahan hasil ternak, dan strategi pemasaran digital, usaha yang awalnya merupakan warisan keluarga tersebut kini berkembang menjadi sumber penghasilan yang memberikan manfaat bagi Ahmad Yani dan masyarakat.
