Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nelayan Sinjai Sulit Dapat Solar, Menteri KKP Soroti Kekurangan 280 Kiloliter

Persoalan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar bagi nelayan di Kabupaten Sinjai mendapat perhatian serius dari Menteri Kelautan d
Nelayan Sinjai Sulit Dapat Solar, Menteri KKP Soroti Kekurangan 280 Kiloliter
Nelayan Sinjai Sulit Dapat Solar, Menteri KKP Soroti Kekurangan 280 Kiloliter
(Foto : Istimewa) 

PEWARTA SULSEL -  Persoalan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar bagi nelayan di Kabupaten Sinjai mendapat perhatian serius dari Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono.

Saat mengunjungi kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Jumat (25/9/2026) siang, Trenggono mengungkapkan bahwa kebutuhan Solar nelayan di Sinjai masih mengalami kekurangan sekitar 280 kiloliter.

Menurut Trenggono, tambahan pasokan Solar tersebut perlu segera dilakukan agar aktivitas nelayan tidak terganggu. Ia meminta persoalan itu segera dikoordinasikan dengan pihak Pertamina.

“Sinjai itu masih kekurangan 280 kiloliter Solar. Ini harus kita tambah,” kata Trenggono.

Ia menegaskan, ketersediaan bahan bakar menjadi salah satu faktor penting yang menentukan aktivitas nelayan untuk melaut. Karena itu, pemerintah harus memastikan kebutuhan BBM nelayan dapat terpenuhi.

“Seluruh nelayan kita harus melaut, itu perintah Pak Presiden. Makanya 280 kiloliter kekurangan Solar di Sinjai harus kita tambah. Sepulang dari sini akan saya sampaikan lagi ke Pertamina,” tegasnya.

Nelayan Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Solar

Pernyataan tersebut disampaikan Trenggono setelah berdialog langsung dengan sejumlah nelayan di kawasan KNMP Tongke-Tongke.

Salah seorang nelayan, Irham, menyampaikan bahwa ketersediaan Solar menjadi persoalan yang sangat menentukan bagi nelayan sebelum berangkat melaut. Ia mengaku aktivitas penangkapan ikan kerap terkendala ketika bahan bakar sulit diperoleh.

ABK KM Irham Jaya 03 tersebut mengatakan nelayan hanya dapat berangkat melaut ketika kebutuhan Solar tersedia.

“Kami berangkat melaut kalau ada Solar, Pak. Sementara Solar sangat sulit didapat,” keluh Irham.

Mendengar keluhan tersebut, Trenggono langsung melakukan koordinasi dengan salah satu komisaris Pertamina Patra Niaga yang turut hadir di lokasi. Koordinasi dilakukan untuk memastikan persoalan pasokan Solar bagi nelayan Sinjai segera mendapatkan tindak lanjut.

Dorong Penggunaan Ice Slurry

Selain membahas persoalan BBM, Menteri KKP juga mendorong para nelayan meningkatkan kualitas hasil tangkapan. Salah satu upaya yang disarankan adalah penggunaan teknologi pendinginan yang lebih efektif.

Trenggono mendorong pemanfaatan ice slurry, yakni butiran es halus yang dinilai memiliki kemampuan pendinginan lebih baik dibandingkan penggunaan es balok.

Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan sehingga tetap dalam kondisi baik setelah ikan diperoleh dari laut.

Kunjungan Menteri KKP ke Kabupaten Sinjai tersebut turut diikuti Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Dirjen Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan.

Dalam kunjungan itu, Trenggono juga didampingi Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati.


Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
PEWARTA Sulsel
PEWARTA Sulsel
Media online Pewarta.co.id regional Sulawesi Selatan (Pewarta Sulsel). Menyajikan informasi berita Sulsel terkini up to date.

WARTA SULSEL TERBARU

  • Nelayan Sinjai Sulit Dapat Solar, Menteri KKP Soroti Kekurangan 280 Kiloliter
  • Nelayan Sinjai Sulit Dapat Solar, Menteri KKP Soroti Kekurangan 280 Kiloliter
  • Nelayan Sinjai Sulit Dapat Solar, Menteri KKP Soroti Kekurangan 280 Kiloliter
  • Nelayan Sinjai Sulit Dapat Solar, Menteri KKP Soroti Kekurangan 280 Kiloliter
  • Nelayan Sinjai Sulit Dapat Solar, Menteri KKP Soroti Kekurangan 280 Kiloliter
  • Nelayan Sinjai Sulit Dapat Solar, Menteri KKP Soroti Kekurangan 280 Kiloliter