Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BBPP Batangkaluku Gelar Pelatihan Agribisnis Kakao bagi Non-Aparatur di Gowa

Pelatihan agribisnis kakao bagi non-aparatur digelar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 22-24 Septem
BBPP Batangkaluku Gelar Pelatihan Agribisnis Kakao bagi Non-Aparatur di Gowa
BBPP Batangkaluku Gelar Pelatihan Agribisnis Kakao bagi Non-Aparatur di Gowa
(Foto : Istimewa) 

PEWARTA SULSEL - Pelatihan agribisnis kakao bagi non-aparatur digelar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 22-24 September 2026.

Pelatihan dipusatkan di Gapoktan Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan agribisnis kakao.

Peserta kegiatan pelatihan agribisnis kakao bagi non- aparatur tersebut diikuti 35 petani kakao mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan usaha kakao, mulai dari budidaya hingga pengembangan potensi komoditas kakao agar memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.

Ketua Tim Kerja Pelatihan Aparatur dan Non-Aparatur BBPP Batangkaluku, Hari Ismanto, S.T.P., M.Si., mengatakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan sektor pertanian.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, kemudian menerapkannya dalam kegiatan usaha tani kakao. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi petani,” ujar Hari.

Menurutnya, pengembangan agribisnis tidak hanya berkaitan dengan kemampuan dalam melakukan budidaya. Petani juga perlu memahami berbagai aspek yang dapat mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha pertanian.

“Kami ingin peserta memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai agribisnis kakao. Dengan adanya peningkatan kapasitas, diharapkan petani semakin mampu mengelola potensi yang ada di wilayahnya,” katanya.

Pelaksanaan pelatihan juga mendapat sambutan dari Gapoktan Mangempang.Ketua Gapoktan Mangempang, H. Talib, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang memberikan ruang bagi petani untuk mendapatkan tambahan pengetahuan.

“Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami karena petani bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman baru tentang pengelolaan kakao. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di lapangan,” kata H. Talib.

Ia berharap kegiatan peningkatan kapasitas bagi petani dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, pendampingan dan pembekalan menjadi bagian penting untuk membantu petani mengembangkan potensi kakao di Kecamatan Bungaya.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut sehingga petani semakin memahami cara mengembangkan kakao dengan baik dan mampu meningkatkan hasil usaha taninya,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Kerja Evaluasi dan Pelaporan (Evalap), Rizal Kadri, S.E., Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Gowa, serta penyuluh pertanian Kabupaten Gowa, Anwar, S.P., M.P.

Kegiatan pelatihan agribisnis kakao bagi non-aparatur ini sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman antara peserta dan pemateri mengenai pengembangan komoditas kakao di tingkat masyarakat.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
PEWARTA Sulsel
PEWARTA Sulsel
Media online Pewarta.co.id regional Sulawesi Selatan (Pewarta Sulsel). Menyajikan informasi berita Sulsel terkini up to date.

WARTA SULSEL TERBARU

  • BBPP Batangkaluku Gelar Pelatihan Agribisnis Kakao bagi Non-Aparatur di Gowa
  • BBPP Batangkaluku Gelar Pelatihan Agribisnis Kakao bagi Non-Aparatur di Gowa
  • BBPP Batangkaluku Gelar Pelatihan Agribisnis Kakao bagi Non-Aparatur di Gowa
  • BBPP Batangkaluku Gelar Pelatihan Agribisnis Kakao bagi Non-Aparatur di Gowa
  • BBPP Batangkaluku Gelar Pelatihan Agribisnis Kakao bagi Non-Aparatur di Gowa
  • BBPP Batangkaluku Gelar Pelatihan Agribisnis Kakao bagi Non-Aparatur di Gowa