Danau Sidenreng Dimanfaatkan untuk Irigasi Sawah di Mojong, Pemkab Sidrap Kejar Penyelesaian Jaringan
![]() |
| Danau Sidenreng Dimanfaatkan untuk Irigasi Sawah di Mojong, Pemkab Sidrap Kejar Penyelesaian Jaringan (Foto : Istimewa) |
PEWARTA SULSEL - Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memanfaatkan air Danau Sidenreng untuk membantu memenuhi kebutuhan pengairan lahan persawahan warga di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga tanaman padi petani tetap mendapatkan pasokan air di tengah musim kemarau.
Untuk mengalirkan air danau ke area persawahan, Pemkab Sidrap membangun jaringan irigasi yang menghubungkan sumber air dari Danau Sidenreng dengan jaringan pengairan menuju lahan pertanian warga.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif turun langsung memantau proses pengerjaan jaringan irigasi tersebut di wilayah Mojong, Jumat (4/9/2026). Peninjauan dilakukan guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai target dan air danau dapat segera dimanfaatkan oleh petani.
"Kita buat jaringan irigasi air Danau Sidenreng supaya mengaliri sawah-sawah petani kita untuk menyelamatkan padi," kata Syaharuddin.
Menurutnya, keberadaan air di Danau Sidenreng dapat menjadi sumber tambahan untuk mendukung jaringan sungai irigasi. Air tersebut nantinya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan persawahan masyarakat.
"Kita membutuhkan air di Danau Sidenreng untuk akses masuk ke sungai irigasi," ujarnya.
Syaharuddin menyebut pembangunan jaringan irigasi mulai dikerjakan sejak Kamis (3/9/2026). Pekerjaan tersebut ditargetkan dapat diselesaikan dalam dua hari ke depan.
Setelah jaringan rampung, air dari Danau Sidenreng akan dialirkan menuju sawah-sawah warga di Desa Mojong. Jarak antara danau dengan lahan persawahan yang akan dialiri sekitar satu kilometer.
"Kita manfaatkan air danau ini untuk menyelamatkan sawah di Mojong. Jarak dari danau ke sawah warga kurang lebih satu kilometer," jelasnya.
Pemkab Sidrap berharap pemanfaatan sumber air Danau Sidenreng dapat membantu petani mempertahankan kondisi tanaman padi selama musim kemarau. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari optimalisasi sumber daya air yang tersedia untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, Syaharuddin didampingi Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kepala Dinas Pemdes PPA Andi Surya Praja Hadiningrat, Kepala Bidang Bina Manfaat PSDA Abdul Rahman, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian DTPHPKP Anju Saleh, serta Kepala Desa Mojong.
