Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Pria Diduga ODGJ Mengamuk di Kantor DPRD Palopo, Cari Anggota Dewan

Pria Diduga ODGJ Mengamuk di Kantor DPRD Palopo, Cari Anggota Dewan
Pria Diduga ODGJ Mengamuk di Kantor DPRD Palopo, Cari Anggota Dewan
(Dok, Ist) 


PEWARTA SULSEL
- Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa mengamuk di kantor DPRD Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (19/8/2026) pagi.

Pria yang belum diketahui identitasnya tersebut datang ke kantor DPRD Palopo dan berteriak mencari salah seorang anggota DPRD dari Partai Golkar bernama Sadam.

Kapolsek Wara Utara Ipda Robert Pakiding Danduru membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Orang gila infonya, menurut info di lapangan," kata Robert kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).

Peristiwa itu terjadi di kantor DPRD Palopo yang berada di Kelurahan Tobulung, Kecamatan Bara. Pria tersebut datang seorang diri dan berusaha masuk ke lantai dua gedung DPRD untuk menemui anggota dewan yang dicarinya.

Seorang pegawai DPRD Palopo berinisial A mengatakan, pria tersebut memang diduga mengalami gangguan jiwa. Namun, kondisi tersebut belum dapat dipastikan karena belum ada pemeriksaan medis.

"Infonya gila, cuma belum ditahu karena belum ada hasil medis. Tapi dia datang cari Pak Dewan Sadam," ujar A.

Menurut A, pria tersebut tidak membawa senjata maupun benda berbahaya saat datang ke kantor DPRD. Ia hanya berteriak dan memaksakan diri masuk menuju lantai dua.

"Tapi entahlah apa penyebabnya. Menurut warga, orang Palopo ji, tinggal di (perumahan) RSS," katanya.

Aksi pria tersebut kemudian dihalangi oleh sejumlah pegawai DPRD Palopo. Dalam video yang beredar, pria berambut panjang itu terlihat berada di aula gedung DPRD dengan mengenakan baju hitam dan celana jeans.

Pria tersebut tampak berusaha menerobos menuju lantai dua gedung DPRD. Namun, sejumlah pegawai menghadangnya sehingga ia tidak dapat melanjutkan aksinya.

A mengatakan, pria tersebut kemudian diminta meninggalkan lokasi.

"Tapi kalau gila kenapa tidak diamankan? Saya dengar dia disuruh pulang ji," ujarnya.

Hingga kini, identitas pria tersebut belum diketahui. Polisi juga belum memastikan kondisi kejiwaannya karena belum ada hasil pemeriksaan medis.