Pemuda Luwu Timur Raih Honorable Mention di Ajang Model PBB Internasional Malaysia
![]() |
| Pemuda Luwu Timur Raih Honorable Mention di Ajang Model PBB Internasional Malaysia (Foto : Istimewa) |
PEWARTA SULSEL - Pemuda asal Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Irfan Syauqi Madani, berhasil mengharumkan nama daerah di kancah internasional. Ia meraih penghargaan Honorable Mention dalam ajang 22nd Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.
Forum internasional tersebut berlangsung selama empat hari, yakni 21-24 Agustus 2026. Syauqi menjadi salah satu dari sekitar 700 delegasi yang berpartisipasi dalam kegiatan yang diikuti peserta dari 25 negara.
Dalam ajang tersebut, Syauqi mendapat kepercayaan sebagai Delegate of the United Kingdom pada UN Tourism Council. Ia mengikuti berbagai rangkaian persidangan yang menuntut kemampuan diplomasi, negosiasi, menyampaikan gagasan, hingga merumuskan resolusi.
Tidak berhenti sebagai peserta sidang, pemuda yang akrab disapa Syauqi itu juga dipercaya memimpin sebuah bloc yang beranggotakan delegasi dari sejumlah negara.
Perannya selama persidangan tersebut kemudian mendapat apresiasi melalui penghargaan Honorable Mention. Penghargaan itu menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi Syauqi selama menjalankan perannya di UN Tourism Council.
Bagi Syauqi, pengalaman mengikuti AYIMUN memiliki makna lebih dari sekadar ajang kompetisi. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membawa semangat sebagai pemuda Luwu Timur yang selama ini aktif dalam bidang pariwisata, kepemudaan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Keikutsertaannya di forum internasional juga menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman dengan pemuda dari berbagai negara sekaligus memperkenalkan identitas Luwu Timur di lingkungan pergaulan internasional.
Syauqi berharap pencapaian tersebut dapat membuka semangat baru bagi pemuda di daerahnya. Menurutnya, generasi muda Luwu Timur tidak perlu ragu mengambil kesempatan untuk berkembang dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih luas.
"Semoga pengalaman ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda Luwu Timur untuk terus berani mengambil ruang, memperluas pengalaman, dan membawa nama Luwu Timur hingga ke tingkat internasional," ujar Syauqi.
Ia juga menilai kesempatan tampil di panggung internasional tidak hanya terbuka bagi pemuda yang berasal dari kota-kota besar. Menurut Syauqi, pemuda dari daerah memiliki peluang yang sama untuk berkiprah di tingkat global selama berani mempersiapkan diri dan memanfaatkan kesempatan yang ada.
Prestasi tersebut sekaligus menambah pengalaman pemuda Luwu Timur dalam mengambil bagian pada forum internasional. Kiprah Syauqi secara khusus turut memperkuat keterlibatan pemuda daerah dalam isu kepemudaan dan pariwisata di tingkat global.
