Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Ketua TP PKK Kecamatan se-Toraja Utara Dikukuhkan, Bupati Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan

Ketua TP PKK Kecamatan se-Toraja Utara Dikukuhkan, Bupati Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan
Ketua TP PKK Kecamatan se-Toraja Utara Dikukuhkan, Bupati Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan
(Foto : Istimewa) 

PEWARTA SULSEL - Pemerintah Kabupaten Toraja Utara memperkuat peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam mendukung pembangunan daerah. Penguatan tersebut ditandai dengan pelantikan dan pembekalan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Toraja Utara, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara, Panga', itu juga dirangkaikan dengan pengukuhan Bunda PAUD, Bunda Forum Anak, Bunda Literasi, serta Ketua Pembina Posyandu tingkat kecamatan.

Kegiatan dihadiri Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Ketua DPRD Toraja Utara Dra. Hermin Sa’pang Matandung, Ketua TP PKK Toraja Utara Damayanti B. Palimbong, Wakil Ketua TP PKK Toraja Utara Jeni R. Popang, para asisten, staf ahli bupati, kepala OPD, camat, serta sejumlah stakeholder terkait.

Ketua TP PKK Toraja Utara Damayanti B. Palimbong mengatakan kader PKK memiliki peran penting dalam memperkuat kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung berbagai program pemerintah.

Dia mengajak seluruh kader memperkuat budaya literasi, perlindungan anak, hingga keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.

"Setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, bermain, belajar, dan berkembang dalam lingkungan yang aman, sehat, bahagia, serta penuh kasih sayang," kata Damayanti.

Menurutnya, anak juga perlu diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat dan mengembangkan potensi secara positif. Ia menilai keterlibatan anak menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang berkualitas.

Damayanti juga mendorong penguatan budaya literasi yang dimulai dari lingkungan keluarga. Literasi, kata dia, tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, berkomunikasi, menggunakan teknologi secara bijak, hingga mengambil keputusan yang tepat.

Ia meminta TP PKK kecamatan dan para kader aktif mendukung program pemerintah, terutama penguatan Posyandu, PAUD, Forum Anak, ketahanan pangan, serta berbagai program sosial kemasyarakatan.

Kader juga diharapkan rutin turun ke lapangan untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat dan menggali potensi yang dimiliki setiap wilayah.

"Jika kita bergerak bersama, pekerjaan yang berat akan menjadi ringan dan dampak yang kita hasilkan akan jauh lebih besar," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong menegaskan pentingnya penguatan peran PKK dalam mendukung program pemerintah di bidang kesejahteraan keluarga, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, literasi, hingga kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut Frederik, PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Keberhasilan pembangunan, kata dia, tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan anggaran pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat.

"Banyak yang perlu kita benahi bersama, terutama terkait kesejahteraan keluarga. Kita berbicara tentang kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan dan ketahanan energi," ungkapnya.

Frederik juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang tengah dilakukan Pemkab Toraja Utara, termasuk penanganan kemiskinan melalui pendidikan, pembenahan infrastruktur, serta penguatan pengelolaan lingkungan dan persampahan.

Terkait persoalan sampah, dia mendorong masyarakat mulai melakukan pemilahan sejak dari rumah. Sampah organik, nonorganik, dan residu perlu dipisahkan agar pengelolaannya lebih efektif dan berkelanjutan.

"Pilah sampah dari rumah, organik, nonorganik dan residu," tegas Frederik.

Selain persoalan lingkungan, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan budaya literasi bagi para kader PKK dan masyarakat.

Ia mengajak seluruh kader menjadikan membaca sebagai kebiasaan untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat.

"Bagaimana mau menjadi Bunda Literasi, bagaimana mau menjadi inspirator dan motivator kalau kita sendiri malas membaca. Mari tingkatkan literasi mulai dari diri kita," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Toraja Utara berharap TP PKK, kader, pemerintah kecamatan, komunitas, dan masyarakat semakin memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program pembangunan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mewujudkan keluarga yang semakin sejahtera sekaligus mendorong Toraja Utara menjadi daerah yang maju, berkelanjutan, dan berdaya saing.