Wabup Sidrap Dorong Calon Paskibraka Jadi Teladan Persatuan di Tengah Keberagaman
![]() |
| Wabup Sidrap Dorong Calon Paskibraka Jadi Teladan Persatuan di Tengah Keberagaman (Foto : Istimewa) |
PEWARTA SULSEL - Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mendorong calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Sidrap Tahun 2026 untuk menjadi contoh dalam menjaga kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Hal itu disampaikan Nurkanaah saat menjadi pemateri dalam Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila bagi calon Paskibraka yang berlangsung di Baruga Kompleks SKPD Sidrap, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sidrap Muhammad Arsul bersama jajaran, serta instruktur dan pelatih calon Paskibraka.
Dalam materi bertajuk “Kerukunan Umat Beragama bagi Generasi Muda”, Nurkanaah menekankan pentingnya menanamkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan sejak usia muda.
Menurutnya, keberagaman merupakan bagian dari kehidupan berbangsa yang harus disikapi dengan semangat persatuan. Karena itu, generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang damai dan harmonis.
“Kerukunan umat beragama bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau tokoh agama, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh warga negara. Mari kita menjadi generasi muda yang menghargai perbedaan, memperkuat persatuan, dan menjadi pelopor perdamaian demi Indonesia yang harmonis, maju, dan berkeadilan,” ujar Nurkanaah.
Ia menambahkan, keberadaan calon Paskibraka tidak sebatas menjalankan tugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mereka juga diharapkan mampu menunjukkan sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
Nurkanaah secara khusus mengingatkan para calon Paskibraka agar bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, media sosial harus dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi yang positif, bukan menjadi ruang untuk menyebarkan kabar yang dapat memicu konflik.
“Pintar-pintarlah menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Jadikan media sosial sebagai sarana untuk menyebarkan hal-hal positif dan mempererat persaudaraan,” pesannya.
Ia juga meminta para calon Paskibraka tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berpotensi menimbulkan perpecahan. Kemampuan menyaring informasi dinilai penting agar generasi muda dapat ikut menjaga suasana kehidupan masyarakat tetap kondusif.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sidrap Muhammad Arsul mengatakan, pembinaan tersebut diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan calon Paskibraka, tetapi juga memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan mereka.
“Semoga materi yang diberikan dapat menambah wawasan dan pemahaman para calon Paskibraka, sehingga mereka dapat menjadi generasi muda yang memiliki karakter, cinta tanah air, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan,” harapnya.
Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila ini menjadi salah satu bagian dari proses pembinaan calon Paskibraka Kabupaten Sidrap Tahun 2026. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman generasi muda terhadap Pancasila sekaligus menumbuhkan sikap toleransi, persatuan, dan kerukunan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
