Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Pemkab Luwu Gelar Assessment Jabatan Administrator, 30 ASN Ikuti Uji Kompetensi

Pemkab Luwu Gelar Assessment Jabatan Administrator, 30 ASN Ikuti Uji Kompetensi
Pemkab Luwu Gelar Assessment Jabatan Administrator, 30 ASN Ikuti Uji Kompetensi
(Foto : Istimewa) 

PEWARTA SULSEL - Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar assessment jabatan administrator bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai langkah strategis dalam memperkuat manajemen talenta dan penempatan aparatur berbasis kompetensi.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Assessment Center Polda Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (30/7/2026), ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Luwu dan Polda Sulawesi Selatan. Assessment diikuti 30 ASN yang dibagi dalam dua gelombang, masing-masing 15 peserta pada Kamis dan 15 peserta lainnya pada Jumat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BKPSDM Kabupaten Luwu Muhammad Arsyad, Ketua Tim Asesor SDM Polri, para kepala bagian di lingkungan Biro SDM Polda Sulsel, tim asesor Assessment Center Polda Sulsel, para pejabat peserta assessment, insan pers, serta sejumlah undangan lainnya.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Luwu, Rahimullah, yang mewakili Bupati Luwu.

Dalam sambutan Bupati Luwu yang dibacakan Rahimullah, disampaikan bahwa assessment merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, objektif, transparan, dan berbasis kompetensi.

"Melalui assessment ini, kita berharap memperoleh gambaran objektif mengenai kompetensi dan potensi para peserta sehingga dapat menjadi dasar pemetaan dan pengembangan karier ASN secara lebih terukur," ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh peserta mengikuti setiap tahapan assessment dengan sungguh-sungguh, jujur, dan penuh percaya diri. Para peserta diharapkan mampu menunjukkan kompetensi, integritas, kemampuan kepemimpinan, keterampilan memecahkan masalah, serta orientasi pada pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Biro SDM Polda Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu atas kepercayaan yang diberikan kepada Assessment Center Polda Sulsel dalam pelaksanaan uji kompetensi tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan Polri dalam mendukung penerapan manajemen sumber daya manusia yang profesional dan berbasis sistem merit.

Ia menjelaskan bahwa proses assessment dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip objektif, akuntabel, transparan, dan independen. Penilaian dilakukan menggunakan pendekatan multi-tools, multi-assessor, serta integrasi data sehingga hasilnya mampu menggambarkan kompetensi peserta secara komprehensif.

Melalui kerja sama ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Luwu dapat memetakan talenta ASN secara lebih akurat serta menempatkan aparatur sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi. Langkah tersebut diyakini akan mendukung peningkatan kualitas birokrasi, efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, dan pelayanan kepada masyarakat.