Perkuat Tata Kelola Data, Pemkab Wajo Gencarkan Program Desa Cantik 2026
![]() |
| Perkuat Tata Kelola Data, Pemkab Wajo Gencarkan Program Desa Cantik 2026 (Foto : Istimewa) |
WAJO, PEWARTA SULSEL - Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Ir. Armayani, mendorong penguatan tata kelola data di tingkat desa dan kelurahan melalui Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 yang digelar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wajo.
Kegiatan perancangan dan sosialisasi program tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Tempe, Senin (4/5/2026), dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan itu Kepala BPS Wajo Andi Asia Hasan Basri, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Andi Musdalifah, Camat Tempe Andi Muliadi, serta para lurah, kepala desa, dan agen statistik.
Dalam arahannya, Armayani menekankan bahwa ketersediaan data yang akurat dan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Menurutnya, Program Desa Cantik merupakan langkah strategis untuk meningkatkan literasi statistik sekaligus kapasitas aparatur desa dalam mengelola data.
“Di era digital saat ini, data bukan hanya pelengkap, tetapi menjadi kebutuhan utama dalam perencanaan pembangunan. Karena itu, kualitas data harus terus kita tingkatkan,” ujarnya.
Program Desa Cantik sendiri merupakan bagian dari implementasi kebijakan Satu Data Indonesia yang bertujuan menghadirkan data yang valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui program ini, desa dan kelurahan didorong untuk mampu mengelola serta memanfaatkan data secara mandiri.
Sejak mulai dijalankan pada 2022, program ini di Kabupaten Wajo menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Untuk tahun 2026, fokus pelaksanaan diarahkan pada tiga wilayah, yakni Kelurahan Bulupabbulu, Mattirotappare, dan Wiringpalannae.
Sementara itu, Kepala BPS Wajo Andi Asia Hasan Basri menyampaikan bahwa keberhasilan program Desa Cantik sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Ia menilai, peran agen statistik di tingkat desa menjadi kunci dalam memastikan kualitas data yang dihasilkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara BPS dan Pemerintah Kabupaten Wajo semakin kuat, khususnya dalam menciptakan sistem data yang terstandar dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan daerah yang lebih efektif dan berbasis bukti.
