Pemprov Sulsel Serahkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk Pemulihan RSUD Syekh Yusuf Gowa Pasca Kebakaran
![]() |
| Pemprov Sulsel Serahkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk Pemulihan RSUD Syekh Yusuf Gowa Pasca Kebakaran (Foto : Istimewa) |
GOWA, PEWARTA SULSEL - Langkah pemulihan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf pascakebakaran mendapatkan dukungan nyata dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, ke lokasi rumah sakit di Kabupaten Gowa, Minggu (31/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur secara simbolis menyerahkan bantuan keuangan senilai Rp 1 miliar guna mempercepat perbaikan sarana dan prasarana yang terdampak insiden kebakaran beberapa waktu lalu.
Kedatangan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman disambut langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, bersama Sekretaris Daerah Andy Azis, Wakil Ketua I DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab, Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf dr. Gaffar, serta sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Rombongan meninjau langsung titik-titik fasilitas yang mengalami kerusakan untuk melihat cakupan kebutuhan perbaikan yang diperlukan.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas perhatian serta kepedulian Pemerintah Provinsi. Menurutnya, bantuan sebesar Rp 1 miliar ini menjadi dorongan besar bagi pemerintah daerah dalam memulihkan kembali fungsi rumah sakit yang merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan warga Gowa.
"Alhamdulillah, hari ini kami sangat berbahagia dan bersyukur atas kunjungan Bapak Gubernur. Beliau tidak hanya melihat langsung kondisi yang ada, tetapi juga menyerahkan bantuan senilai Rp 1 miliar. Ini adalah bentuk perhatian nyata dari Pemerintah Provinsi kepada kami di Kabupaten Gowa," ujar Bupati Husniah Talenrang usai pertemuan.
Ia menegaskan bahwa dana bantuan tersebut akan dialokasikan secara khusus dan tepat sasaran. Prioritas utamanya adalah perbaikan struktur bangunan yang terdampak serta pengadaan kebutuhan penunjang lain yang berkaitan erat dengan pemulihan fasilitas, agar kenyamanan dan keamanan pelayanan bagi masyarakat dapat kembali optimal secepatnya.
"Seluruh bantuan ini akan kami manfaatkan untuk pemulihan bangunan dan kebutuhan teknis rumah sakit. Kami ingin memastikan bahwa pasca kejadian ini, pelayanan kesehatan tidak terganggu dan fasilitas yang ada menjadi lebih baik lagi ke depannya," tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa RSUD Syekh Yusuf. Pemerintah Provinsi, katanya, berkomitmen penuh untuk mendukung pemulihan fasilitas vital ini mengingat peran strategis rumah sakit bagi masyarakat Gowa dan wilayah sekitarnya.
"Kami turut berduka cita atas musibah kebakaran yang terjadi. Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi menyalurkan bantuan sebesar Rp 1 miliar khusus untuk keperluan pemulihan dan perbaikan fasilitas. Tujuannya jelas, agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap terjaga ketersediaannya dan berjalan baik seperti sedia kala," tegas Andi Sudirman Sulaiman.
Agar proses penyaluran dan pemanfaatan dana berjalan lancar dan sesuai aturan, Gubernur meminta Pemerintah Kabupaten Gowa segera menyiapkan kelengkapan administrasi. Dokumen dan proposal teknis terkait rencana penggunaan bantuan diminta segera disusun dan diserahkan agar langkah pemulihan fisik bisa segera ditindaklanjuti tanpa hambatan birokrasi yang berarti.
"Kami harap Pemerintah Kabupaten Gowa segera menyusun proposal dan dokumen yang dibutuhkan, supaya penyaluran bantuan ini bisa selesai dengan cepat dan perbaikan di lapangan segera dimulai. Sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota harus terus diperkuat, apalagi dalam menangani hal-hal yang menyangkut kepentingan publik dan kesehatan masyarakat," imbuhnya.
Kunjungan ini semakin mempertegas komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memastikan proses pemulihan berjalan efektif, sekaligus menjamin agar standar pelayanan kesehatan di RSUD Syekh Yusuf tetap terjaga kualitasnya dan semakin ditingkatkan di masa mendatang.
