Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

167 Koperasi Merah Putih Berdiri di Gowa: Tonggak Sejarah Baru Penggerak Ekonomi Desa

167 Koperasi Merah Putih Berdiri di Gowa: Tonggak Sejarah Baru Penggerak Ekonomi Desa
(Foto : Istimewa) 

GOWA, PEWARTA SULSEL – Langkah besar dalam memperkuat ekonomi akar rumput resmi dimulai. Sebanyak 167 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Gowa kini siap beroperasi, seiring peresmian nasional yang dilakukan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (16/5). Momen bersejarah ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, di lokasi peresmian pusat yakni Koperasi Merah Putih Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peresmian serentak ini merupakan tonggak sejarah baru bagi perekonomian Indonesia. Ia menekankan bahwa gerakan ini berbeda dari upaya-upaya sebelumnya, karena seluruh kebutuhan pendukung koperasi telah dipersiapkan secara lengkap dan matang.

"Ini adalah hari yang penting, sebuah tonggak bersejarah. Peresmian koperasi secara serentak dengan kesiapan operasional yang utuh belum pernah kita lakukan sebelumnya. Secara fisik gedungnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur logistiknya ada, termasuk kendaraan operasional. Saya kira ini adalah langkah yang sangat penting untuk ekonomi kerakyatan," tegas Presiden Prabowo dalam siaran langsungnya.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap program strategis pemerintah pusat ini. Ia menilai, keberadaan 167 koperasi yang jumlahnya disesuaikan dengan jumlah wilayah administratif di Gowa ini adalah solusi nyata untuk menjawab tantangan ekonomi di tingkat desa.

Menurut Darmawangsyah, kehadiran koperasi ini memiliki peran krusial dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok. Selama ini, fluktuasi harga sembako sering kali menjadi beban masyarakat, namun dengan adanya KDMP, rantai pasok akan menjadi lebih pendek dan terjamin, sehingga harga dapat dikendalikan dengan lebih baik.

"Kami berharap koperasi ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa di Gowa. Salah satu tujuan utamanya adalah agar masyarakat tidak lagi terbebani oleh harga kebutuhan pokok yang tidak menentu. Koperasi Merah Putih harus menjadi soko guru perekonomian di tingkat desa," ujar Darmawangsyah.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa KDMP tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja kebutuhan harian. Koperasi ini dirancang sebagai pusat penggerak ekonomi yang mampu membuka peluang usaha baru, menampung dan memasarkan hasil produksi warga, serta meningkatkan kesejahteraan melalui semangat gotong royong. Sistem ekonomi berbasis koperasi ini diharapkan dapat memperkuat distribusi barang hingga ke pelosok wilayah yang sulit dijangkau, sekaligus menggairahkan roda perekonomian lokal.

"Selain memenuhi kebutuhan pokok, koperasi ini akan membuka peluang usaha baru dan meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui prinsip kekeluargaan dan gotong royong. Kami di Pemkab Gowa mendukung penuh program ini karena sangat bermanfaat dan berpihak pada kepentingan rakyat," tambahnya.

Dengan beroperasinya seluruh unit koperasi di Gowa, diharapkan tercipta pemerataan ekonomi yang lebih baik, ketahanan pangan desa semakin kokoh, dan masyarakat dapat merasakan dampak positifnya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.