Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Duet Maut Marc Marquez–Pedro Acosta di Ducati Bikin Geger MotoGP, Legenda Balap: Tardozzi Bisa Sport Jantung!

Duet Maut Marc Marquez–Pedro Acosta di Ducati Bikin Geger MotoGP, Legenda Balap: Tardozzi Bisa Sport Jantung!
Duet Maut Marc Marquez–Pedro Acosta di Ducati Bikin Geger MotoGP, Legenda Balap: Tardozzi Bisa Sport Jantung!

PEWARTA SULSEL — Wacana mengenai kemungkinan duet sensasional antara Marc Marquez dan Pedro Acosta di tim pabrikan Ducati Lenovo mulai menjadi pembicaraan hangat di paddock MotoGP.

Kombinasi dua pembalap beda generasi tersebut dinilai berpotensi menciptakan dinamika luar biasa di kejuaraan dunia balap motor.

undefined sekaligus pemilik Aspar Team, Jorge Martinez Aspar, menilai potensi kolaborasi dua rider berbakat itu akan menjadi salah satu cerita paling menarik dalam sejarah modern MotoGP jika benar-benar terwujud.

Rumor mengenai peluang Marquez dan Acosta berada dalam satu tim mencuat seiring ketidakpastian masa depan Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo. Performa pembalap asal Italia itu pada musim MotoGP 2025 disebut tidak seimpresif sebelumnya, sementara kontraknya juga akan berakhir di penghujung musim.

Di sisi lain, Pedro Acosta juga disebut-sebut berpotensi meninggalkan KTM pada akhir musim. Pembalap muda berjuluk “Baby Shark” itu kini menjadi salah satu rider paling diminati di bursa transfer MotoGP, dengan Ducati dikabarkan tertarik untuk merekrutnya.

Situasi tersebut membuat spekulasi mengenai kemungkinan duet Marquez dan Acosta semakin ramai diperbincangkan. Aspar pun menilai skenario itu akan menghadirkan tontonan yang sangat menarik bagi penggemar undefined.

“Ini sangat menarik. Kita masih memiliki satu tahun penuh di depan, tetapi terlihat sangat menjanjikan,” kata Aspar, dilansir dari https://olahraga.incaberita.co.id/, Senin (9/3/2026).

Tantangan manajemen internal Ducati

Meski terdengar menjanjikan, Aspar mengingatkan bahwa menyatukan dua pembalap dengan karakter kuat dalam satu tim bukan perkara mudah. Rivalitas internal hampir pasti muncul, terutama jika keduanya sama-sama memiliki ambisi besar untuk menjadi yang terbaik.

Pengalaman tersebut bukan hal baru bagi Aspar. Ia pernah merasakan sendiri kerasnya persaingan antar rekan setim saat masih menjadi pembalap, dan juga ketika menjalani peran sebagai manajer tim.

Karena itu, ketika membayangkan kemungkinan Marquez dan Acosta berada dalam satu garasi Ducati, Aspar sempat melontarkan candaan terkait tugas berat yang akan dihadapi manajer tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi.

“Tahun depan dia mungkin harus minum obat untuk menurunkan detak jantungnya,” canda Aspar.

Masa depan Francesco Bagnaia masih menjadi tanda tanya

Di tengah rumor tersebut, masa depan Francesco Bagnaia bersama Ducati Lenovo masih menjadi misteri. Padahal, pembalap Italia itu memiliki peran penting dalam kesuksesan tim dalam beberapa musim terakhir.

Bagnaia diketahui berhasil mempersembahkan dua gelar juara dunia MotoGP secara beruntun untuk Ducati pada musim 2022 dan 2023. Prestasi tersebut membuatnya menjadi salah satu rider paling berpengaruh dalam proyek kebangkitan Ducati di kelas utama.

Namun demikian, peluang Bagnaia untuk meninggalkan tim bukanlah hal yang mustahil. Sejumlah rumor menyebutkan ia sedang dikaitkan dengan Aprilia Racing.

Spekulasi itu semakin berkembang seiring kabar yang menyebut Jorge Martin berpotensi pindah ke Monster Energy Yamaha. Jika perpindahan tersebut benar terjadi, maka kursi di Aprilia bisa saja terbuka bagi Bagnaia.

Situasi ini membuat bursa transfer MotoGP untuk musim mendatang diprediksi akan berlangsung sangat panas. Jika Ducati benar-benar memasangkan Marc Marquez dengan Pedro Acosta, bukan tidak mungkin peta persaingan di MotoGP akan berubah drastis.