BBPP Batangkaluku Latih 160 Prajurit TNI, Perkuat Kompetensi di Bidang Pertanian
![]() |
| BBPP Batangkaluku Latih 160 Prajurit TNI, Perkuat Kompetensi di Bidang Pertanian (Foto : Istimewa) |
Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan prajurit, terutama dalam teknik budidaya padi serta pengoperasian alat dan mesin pertanian (alsintan). Bekal tersebut diharapkan dapat mendukung peran TNI dalam membantu pelaksanaan program ketahanan pangan di berbagai wilayah.
Keterlibatan prajurit dalam penguatan sektor pertanian juga sejalan dengan arahan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. Ia menekankan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) pertanian yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu bersaing melalui sinergi lintas sektor.
Sebagai lembaga pelatihan pertanian, BBPP Batangkaluku mendukung kegiatan tersebut dengan menyediakan fasilitas pembelajaran dan tenaga widyaiswara yang memberikan materi sesuai kebutuhan peserta.
Kedatangan rombongan panitia dan peserta disambut Widyaiswara Madya BBPP Batangkaluku, Sugeng Mulyono, yang hadir mewakili kepala balai. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan bimtek sebagai langkah bersama untuk memperkuat kemampuan sumber daya manusia dalam mendukung pembangunan pertanian.
“Selamat datang kepada seluruh panitia dan peserta Bimtek Hanpangan Kompi Kodam XIV Hasanuddin di BBPP Batangkaluku. Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk sinergi dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Sugeng.
Ia juga berharap para peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan baik agar mampu memahami materi yang diberikan. Pengetahuan tentang budidaya padi dan pemanfaatan alsintan diharapkan dapat diterapkan secara tepat ketika prajurit terlibat dalam kegiatan pertanian di lapangan.
Dalam bimtek tersebut, peserta mempelajari dasar-dasar budidaya padi serta pemanfaatan mekanisasi pertanian untuk menunjang kegiatan usaha tani. Materi ini memberikan gambaran mengenai penerapan teknik budidaya dan penggunaan peralatan yang dapat membantu kelancaran proses produksi.
Pemanfaatan teknologi dan mekanisasi pertanian menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan produktivitas. Penggunaan alsintan secara tepat dapat mempercepat pekerjaan, meningkatkan efisiensi tenaga, serta membantu petani mengelola lahan dengan lebih optimal.
Melalui kegiatan ini, BBPP Batangkaluku turut memperluas jangkauan pengembangan kompetensi pertanian kepada berbagai unsur yang berkontribusi terhadap program ketahanan pangan, termasuk personel TNI.
Sinergi antara BBPP Batangkaluku dan Kodam XIV Hasanuddin diharapkan mampu memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung peningkatan produksi pertanian. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.
