Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Kemenag Sulsel Ajak Warga Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

kemenag sulsel ajak warga ikuti zikir dan doa kebangsaan hut ke-81 kemerdekaan ri
Kemenag Sulsel mengimbau masyarakat mengikuti zikir dan doa kebangsaan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Dok. Ist)

PEWARTA SULSEL — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan mengajak masyarakat ikut menyemarakkan Zikir dan Doa Kebangsaan Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, H Ali Yafid, mengimbau aparatur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga seluruh warga Sulawesi Selatan agar meluangkan waktu mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan.

Masyarakat diajak mengikuti dari rumah

Menurut Ali Yafid, masyarakat Sulawesi Selatan dapat mengikuti zikir dan doa kebangsaan melalui siaran televisi, akun media sosial, maupun kanal YouTube resmi Kementerian Agama RI bersama keluarga di rumah.

“Khusus untuk masyarakat Sulawesi Selatan bisa mengikuti kegiatan zikir dan doa kebangsaan melalui televisi, akun media sosial, dan youtube resmi Kemenag RI di rumah bersama keluarga," ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diberikan kepada bangsa Indonesia.

Selain itu, keterlibatan masyarakat juga dinilai sebagai wujud kebersamaan dalam mempererat ukhuwah, memperkokoh persatuan bangsa, serta mempertegas komitmen untuk terus berkontribusi mewujudkan Indonesia yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.

Satuan kerja Kemenag Sulsel juga diminta berpartisipasi

Ali Yafid turut meminta seluruh satuan kerja di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan mengambil bagian dalam pelaksanaan zikir dan doa kebangsaan.

“Dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI satuan kerja di jajaran Kemenag Sulsel bisa mengikuti dan melaksanakan zikir dan doa kebangsaan pada satuan kerja masing masing sebelum tanggal 17 Agustus nanti, para penyuluh juga bisa sambil melakukan zikir dan doa bersama masyarakat binaannya pada wilayah masing-masing pula,” terang dia.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranak bangsa serta memperkuat kebersamaan dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Dengan zikir kita mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan doa kita menguatkan harapan, dan dengan persatuan kita membangun Indonesia,” ucapnya.