Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Disdukcapil Parepare Masuk 10 Besar Nasional Capaian IKD, Satu-satunya dari Indonesia Timur

Disdukcapil Parepare Masuk 10 Besar Nasional Capaian IKD, Satu-satunya dari Indonesia Timur
Disdukcapil Parepare Masuk 10 Besar Nasional Capaian IKD, Satu-satunya dari Indonesia Timur
(Foto : Istimewa) 

PEWARTA SULSEL - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Parepare masuk jajaran 10 besar kabupaten/kota dengan capaian Identitas Kependudukan Digital (IKD) tertinggi secara nasional.

Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam ajang Prima Award 2026. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil dan rilis data kependudukan Semester I Tahun 2026 di Jakarta, 3-4 Agustus 2026.

Menurut informasi yang dihimpun dari BERITA.NEWS, Parepare menjadi satu-satunya daerah dari Pulau Sulawesi maupun kawasan Indonesia Timur yang berhasil masuk dalam jajaran 10 besar capaian IKD tertinggi nasional.

Capaian tersebut menunjukkan keberhasilan Parepare dalam mendorong penerapan layanan administrasi kependudukan berbasis digital.

Kepala Disdukcapil Parepare, Suriani, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kota Parepare yang telah mendukung pelaksanaan program IKD.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Parepare yang telah memberikan kepercayaan sekaligus mendukung pelaksanaan program IKD," kata Suriani, Selasa (11/8/2026).

Menurut Suriani, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pemanfaatan identitas kependudukan berbasis digital.

"Dengan capaian ini, mari kita terus bersama wujudkan layanan kependudukan yang inovatif, cepat dan berkualitas," ujarnya.

Penghargaan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat transformasi digital dalam pelayanan administrasi kependudukan di daerah.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan IKD merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan infrastruktur digital publik.

"IKD adalah fondasi digital public infrastructure. Dengan IKD, layanan pemerintah bisa lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran. Saya berharap daerah lain menjadikan capaian ini sebagai motivasi," kata Tito.

Sementara itu, Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras jajaran Dukcapil di daerah.

Dia menegaskan, aktivasi IKD tidak sekadar mengejar target angka. Program tersebut juga menjadi bagian dari pembangunan ekosistem data kependudukan yang semakin terintegrasi untuk mendukung kebijakan nasional.

"Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras jajaran Dukcapil daerah. Aktivasi IKD bukan hanya target angka, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem data kependudukan yang terintegrasi untuk mendukung kebijakan nasional," terangnya.

Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Disdukcapil Parepare untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi digital.