Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Stand Dekranasda Luwu Timur Jadi Magnet Pengunjung di Puncak HUT Dekranas ke-46

Stand Dekranasda Luwu Timur Jadi Magnet Pengunjung di Puncak HUT Dekranas ke-46
Stand Dekranasda Luwu Timur Jadi Magnet Pengunjung di Puncak HUT Dekranas ke-46
(Foto : Istimewa) 

PEWARTA SULSEL - Stand Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Luwu Timur menjadi salah satu pusat perhatian pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di Trans Studio Mall Makassar.

Sejak kegiatan berlangsung, stand Luwu Timur dipadati pengunjung yang datang untuk melihat, memotret, bertanya mengenai proses pembuatan produk, hingga membeli berbagai kerajinan khas daerah tersebut.

Beragam produk unggulan yang dipamerkan berhasil menarik minat pengunjung, mulai dari tas anyaman teduhu, coker kreasi, kain taipa, kain tenun, bros taipa, hingga aneka kriya berbahan lokal hasil karya para perajin binaan Dekranasda Luwu Timur.

Tidak hanya masyarakat umum, sejumlah tamu kehormatan juga menyempatkan diri mengunjungi stand tersebut. Di antaranya istri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Shinta Maruarar Sirait, istri Menteri Luar Negeri Marlyn Maisarah, istri Menteri Investasi dan Hilirisasi Ayu Heni Rosan, serta istri Menteri Ekonomi Kreatif Adinda Yuanita Teuku Riefky Harsya.

Kehadiran para tamu tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi para perajin. Selain melihat langsung hasil karya yang dipamerkan, mereka juga memberikan apresiasi dan membeli sejumlah produk kerajinan khas Luwu Timur.

Salah seorang perajin, Dona Asman, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan terhadap karya mereka.

"Kami sangat bangga dan terharu. Selama ini kami berkarya dengan harapan produk kami bisa dikenal lebih luas, dan hari ini Ibu Menteri datang langsung melihat, membeli, serta memberikan apresiasi. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkarya, menjaga kualitas, dan melestarikan kerajinan khas Luwu Timur," ujarnya.

Menurutnya, setiap produk yang dipamerkan bukan sekadar kerajinan tangan, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya, kearifan lokal, dan identitas masyarakat Luwu Timur yang terus dijaga serta diwariskan kepada generasi berikutnya.

Momentum HUT ke-46 Dekranas ini dinilai menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Luwu Timur di tingkat nasional. Tingginya antusiasme pengunjung menjadi bukti bahwa produk-produk kerajinan daerah memiliki kualitas dan daya saing yang mampu menembus pasar yang lebih luas.

Melalui partisipasi dalam pameran nasional tersebut, Dekranasda Luwu Timur berharap produk-produk lokal semakin dikenal masyarakat, membuka peluang pasar yang lebih besar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para perajin dan pelaku ekonomi kreatif di daerah.