Pemkab Sinjai Luncurkan Pekan Panutan PBB-P2 Non Tunai, Target Penerimaan Pajak Rp6,5 Miliar
![]() |
| Pemkab Sinjai Luncurkan Pekan Panutan PBB-P2 Non Tunai, Target Penerimaan Pajak Rp6,5 Miliar (Foto : Istimewa) |
PEWARTA SULSEL - Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi meluncurkan Pekan Panutan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Non Tunai Masyarakat Digital yang dirangkaikan dengan Launching Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2026, di halaman Kantor Bapenda Sinjai, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sinjai yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa. Turut hadir Ketua Komisi II DPRD Sinjai Andi Ridwan Darul Aqzah Palevi Asapa, para kepala perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa se-Kabupaten Sinjai, serta perwakilan wajib pajak.
Kepala Bapenda Sinjai, H. Andi Adeha Syamsuri, mengatakan pelaksanaan Pekan Panutan PBB-P2 merupakan strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, penerapan sistem pembayaran non-tunai menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik yang memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
"Pekan Panutan PBB-P2 ini menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kepatuhan membayar pajak. Melalui layanan pembayaran non-tunai dan inovasi digital, kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, transparan, sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2026 kepada para camat, lurah, dan kepala desa, yang dilanjutkan dengan pembayaran PBB-P2 secara simbolis oleh Sekda Sinjai, Ketua Komisi II DPRD, kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, serta perwakilan wajib pajak. Bapenda juga membuka layanan pembayaran non-tunai dan memberikan sosialisasi pentingnya membayar pajak tepat waktu.
Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sinjai menargetkan penerimaan PBB-P2 sebesar Rp6,5 miliar, meningkat dibanding target tahun sebelumnya sebesar Rp6 miliar. Target tersebut dinilai realistis karena realisasi penerimaan PBB-P2 tahun 2025 berhasil mencapai Rp7.204.921.515, melampaui target yang ditetapkan.
Dalam mendukung pencapaian target tersebut, Bapenda telah mencetak 245.053 lembar SPPT PBB-P2 dengan total nilai ketetapan pajak sebesar Rp7.584.328.267. Hingga 13 Juli 2026, sisa tunggakan PBB-P2 sejak 2014 tercatat sebesar Rp2.258.284.085, setelah pembayaran tunggakan terealisasi sebesar Rp405.617.615.
Selain memperluas layanan pembayaran non-tunai, Bapenda juga terus mengembangkan Dashboard Elektronik Pendapatan Asli Daerah (E-PAD) yang memungkinkan pemantauan penerimaan pajak dan retribusi daerah secara real time guna meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah.
Sementara itu, Sekda Sinjai Andi Jefrianto Asapa mengapresiasi pelaksanaan Pekan Panutan PBB-P2 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat memenuhi kewajiban perpajakan.
Ia menegaskan bahwa pajak merupakan salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan daerah sehingga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
"Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik. Karena itu, saya mengajak seluruh ASN menjadi teladan membayar PBB-P2 tepat waktu serta mengajak masyarakat agar tidak menunda pembayaran demi mendukung kemajuan Kabupaten Sinjai," tegasnya.
Sekda juga meminta camat, lurah, kepala desa, dan seluruh perangkat daerah untuk terus bersinergi dengan Bapenda dalam mendistribusikan SPPT tepat waktu, mengedukasi masyarakat, serta mendorong pemanfaatan layanan pembayaran digital.
Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, Bapenda Sinjai turut menyiapkan bingkisan bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran PBB-P2 selama pelaksanaan Pekan Panutan PBB-P2 Tahun 2026. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sehingga realisasi penerimaan PBB-P2 tahun ini kembali melampaui target dan memperkuat kapasitas fiskal Kabupaten Sinjai dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
