Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Pemkab Pinrang Perkuat Program Ketenagakerjaan Berbasis Data untuk Tekan Angka Pengangguran

Pemkab Pinrang Perkuat Program Ketenagakerjaan Berbasis Data untuk Tekan Angka Pengangguran
Pemkab Pinrang Perkuat Program Ketenagakerjaan Berbasis Data untuk Tekan Angka Pengangguran
(Foto : Istimewa) 

PEWARTA SULSEL - Pemerintah Kabupaten Pinrang terus memperkuat strategi penanggulangan pengangguran dengan memastikan setiap program ketenagakerjaan disusun berdasarkan data yang akurat dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, saat memimpin rapat koordinasi ketenagakerjaan di ruang rapat Bupati Pinrang, Rabu (8/7/2026).

Dalam arahannya, Sudirman menyampaikan bahwa fokus Pemkab Pinrang saat ini adalah memberdayakan angkatan kerja berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik melalui Sensus Ekonomi 2026.

Menurutnya, data yang akurat menjadi fondasi utama dalam menyusun kebijakan agar program ketenagakerjaan yang dijalankan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Seluruh program ketenagakerjaan harus disusun berdasarkan data yang riil. Dengan begitu, setiap kebijakan yang diambil dapat terukur, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang hingga saat ini belum mendapatkan kesempatan kerja," ujar Sudirman.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah yang memiliki program pemberdayaan tenaga kerja untuk menyelaraskan kegiatannya dengan kondisi riil angkatan kerja di Kabupaten Pinrang. Tidak hanya memperhatikan tingkat pendidikan, tetapi juga keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja saat ini.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar tenaga kerja lokal memiliki daya saing dan mampu terserap di berbagai sektor usaha maupun industri.

Selain itu, Sudirman menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat sinergi dengan BPS Kabupaten Pinrang dalam melakukan analisis kondisi ketenagakerjaan. Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan program yang benar-benar menyasar masyarakat yang masuk dalam kategori Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi program antarperangkat daerah agar pelaksanaannya tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dalam menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.

"Perencanaan yang baik harus dibarengi dengan pelaksanaan yang terintegrasi. Jika seluruh perangkat daerah bergerak dengan arah yang sama, maka peluang kerja akan semakin terbuka dan manfaatnya akan lebih dirasakan oleh masyarakat," tegasnya.

Melalui penataan dan sinkronisasi program ketenagakerjaan berbasis data, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap mampu meningkatkan serapan tenaga kerja, menekan angka pengangguran, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.