Bupati Luwu Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Bersama Warga, Dukung Prancis Meski Takluk dari Spanyol
![]() |
| Bupati Luwu Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Bersama Warga, Dukung Prancis Meski Takluk dari Spanyol (Foto : Istimewa) |
PEWARTA SULSEL - Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Rumah Jabatan Bupati Luwu saat Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia FIFA 2026 antara Prancis melawan Spanyol, Rabu dini hari.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Luwu, H. Patahudding, didampingi Wakil Bupati Muhammad Dhevy Bijak Pawindu, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, para kepala perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat yang antusias menyaksikan laga bergengsi itu.
Sejak sebelum pertandingan dimulai, halaman Rumah Jabatan Bupati telah dipadati penonton. Sorak sorai dan tepuk tangan bergemuruh setiap kali kedua tim menciptakan peluang, menciptakan suasana hangat yang memperlihatkan kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Menariknya, Bupati Patahudding dan Wakil Bupati Dhevy Bijak Pawindu tampil mengenakan jersey Tim Nasional Prancis sebagai bentuk dukungan kepada Les Bleus. Meski tim favorit mereka harus mengakui keunggulan Spanyol, semangat sportivitas tetap terjaga hingga pertandingan usai.
Dalam laga yang berlangsung di Dallas Stadium, Amerika Serikat, Spanyol berhasil mengamankan tiket ke final usai mengalahkan Prancis dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan La Roja dicetak oleh Mikel Oyarzabal melalui eksekusi penalti pada menit ke-22 dan Pedro Porro pada menit ke-58.
Bupati Luwu H. Patahudding mengatakan, kegiatan nonton bareng bukan hanya menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
"Sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan. Melalui kegiatan seperti ini kita dapat mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, sekaligus menikmati hiburan bersama dalam suasana yang tertib dan penuh sportivitas," ujar Patahudding.
Ia berharap semangat persatuan, kebersamaan, dan sportivitas yang tercermin dalam kegiatan nobar tersebut dapat terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi energi positif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Luwu.
Kegiatan ditutup dengan kebersamaan para peserta yang tetap menikmati suasana hingga peluit panjang dibunyikan. Meski Prancis gagal melangkah ke final, antusiasme masyarakat dan kekompakan yang terjalin selama nobar menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi perekat hubungan antara pemerintah dan warga.
