Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Soppeng Mulai Sensus Ekonomi 2026, 243 Petugas Siap Data Pelaku Usaha hingga Pelosok Desa

Soppeng Mulai Sensus Ekonomi 2026, 243 Petugas Siap Data Pelaku Usaha hingga Pelosok Desa
Soppeng Mulai Sensus Ekonomi 2026, 243 Petugas Siap Data Pelaku Usaha hingga Pelosok Desa
(Foto : Istimewa) 

SOPPENG, PEWARTA SULSEL -  Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui pencanangan dan pelepasan ratusan petugas lapangan di Hotel Grand Saota Soppeng, Kamis (11/6/2026).

Sebanyak 243 petugas sensus akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan usaha secara door to door di seluruh wilayah Kabupaten Soppeng mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Kepala BPS Kabupaten Soppeng, Muhammad Rismat, mengatakan pelaksanaan sensus ekonomi merupakan agenda nasional yang membutuhkan dukungan berbagai pihak. Untuk itu, BPS telah melakukan berbagai langkah persiapan melalui audiensi, koordinasi, dan sosialisasi kepada pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, media, hingga organisasi terkait.

“Petugas yang akan bertugas saat ini telah dibekali pelatihan teknis, mulai dari pemahaman konsep sensus, penggunaan aplikasi, teknik wawancara, hingga simulasi lapangan agar pendataan berjalan optimal,” ujarnya.

Menurut Rismat, data yang diperoleh nantinya akan menjadi sumber informasi penting dalam memotret kondisi perekonomian daerah, termasuk perkembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menegaskan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Ia menyebutkan, data yang akurat sangat dibutuhkan untuk mengidentifikasi potensi ekonomi daerah serta menentukan langkah pengembangan yang efektif dan berkelanjutan.

“Pembangunan yang baik harus berlandaskan data yang valid. Dengan data yang lengkap dan akurat, pemerintah dapat menyusun program yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha,” kata Suwardi.

Bupati juga meminta seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat desa dan lingkungan untuk ikut mendukung kelancaran pelaksanaan sensus. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperlancar tugas petugas saat melakukan pendataan di lapangan.

Selain itu, masyarakat dan pelaku usaha diminta memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus. Pemerintah menjamin seluruh data yang dihimpun akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Bupati bersama Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Soppeng menandai dimulainya Sensus Ekonomi 2026 melalui prosesi pengguntingan pita.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan simbolis petugas sensus melalui pemasangan rompi, penyerahan kartu identitas, dan surat tugas kepada perwakilan petugas.

Sebagai bentuk perlindungan selama bertugas, para petugas juga mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan yang ditandai dengan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap tersedianya data ekonomi yang lebih. komprehensif untuk mendukung perencanaan pembangunan dan memperkuat daya saing ekonomi daerah di masa mendatang.