Kericuhan Warnai Sidrap Cup 2026, Pemain Ditandu Keluar Usai Diduga Dipukul Lawan
![]() |
| Kericuhan Warnai Sidrap Cup 2026, Pemain Ditandu Keluar Usai Diduga Dipukul Lawan (Dok. Ist) |
PEWARTA SULSEL - Turnamen sepak bola Sidrap Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, diwarnai insiden kericuhan saat laga antara Ganggawa FC melawan SF Gold FC, Kamis (18/6/2026).
Kericuhan terjadi pada menit-menit akhir pertandingan setelah para pemain terlibat saling senggol dan adu protes di dalam lapangan. Situasi yang memanas kemudian memicu bentrokan antarpemain.
Wakapolsek Maritengngae, Haryuddin, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, pertandingan awalnya berjalan normal sebelum emosi para pemain memuncak.
"Pada saat itu terjadi baku senggol di lapangan dan saling protes sehingga memicu kericuhan," ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Dalam insiden tersebut, seorang pemain dilaporkan menjadi korban pemukulan hingga terjatuh di lapangan. Korban kemudian mendapat penanganan medis dan sempat ditandu keluar lapangan.
"Ada pemain di sudut paling utara dipukul. Yang ditangani medis memang ada yang sempat luka, kayaknya luka habis dipukul begitu," jelasnya, seperti dilansir dari detikSulsel.
Petugas keamanan gabungan dari Polri dan TNI yang berjaga di lokasi langsung bergerak mengendalikan situasi. Namun, mereka baru memasuki lapangan setelah mendapatkan persetujuan dari perangkat pertandingan.
"Kami sigap amankan. Official juga masuk ke lapangan. Kami masuk setelah ada persetujuan dari perangkat pertandingan," tambahnya.
Beruntung, kericuhan tersebut dapat segera diredam sehingga tidak meluas ke area tribun maupun melibatkan penonton. Aparat keamanan terus melakukan pemantauan untuk memastikan jalannya turnamen tetap berlangsung aman dan kondusif.
Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai sanksi yang akan diberikan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kericuhan tersebut. Panitia pelaksana diharapkan melakukan evaluasi agar insiden serupa tidak kembali terjadi selama berlangsungnya Sidrap Cup 2026.
