Wakil Bupati Luwu Dukung Penuh Penerapan Manajemen Talenta ASN di Sulawesi Selatan
![]() |
| Wakil Bupati Luwu Dukung Penuh Penerapan Manajemen Talenta ASN di Sulawesi Selatan (Foto : Istimewa) |
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat penerapan sistem manajemen talenta bagi pejabat struktural maupun Aparatur Sipil Negara (ASN), baik di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan maupun pemerintah daerah. Penerapan sistem ini bertujuan mewujudkan birokrasi yang berlandaskan sistem merit, kompetensi, serta kinerja yang terukur dan akuntabel.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya menekankan pentingnya keselarasan penerapan manajemen talenta di seluruh wilayah daerah. Menurutnya, sistem ini menjadi kunci percepatan pelaksanaan visi dan misi pembangunan, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, sekaligus menjamin arah kebijakan pemerintah berjalan sejalan dengan program nasional.
“Kami ingin seluruh kabupaten dan kota menerapkan sistem ini secara utuh. Manajemen talenta sangat efektif untuk mempercepat tercapainya visi misi Bapak Presiden di daerah maupun di provinsi,” ungkap Andi Sudirman.
Sementara itu, Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Ia menilai Sulawesi Selatan sebagai salah satu daerah paling siap di kawasan Indonesia Timur dalam mengadopsi sistem tersebut, terbukti dari kemampuannya mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota berpartisipasi aktif dalam ekspose ini.
“Sulawesi Selatan sangat progresif. Ini contoh good practice, karena tidak hanya provinsi yang bergerak, tapi kabupaten dan kota juga dilibatkan, sehingga penerapannya bisa merata dan berjalan efektif,” ujar Zudan Arif.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Luwu, Wakil Bupati Muh. Dhevy Bijak Pawindu menyatakan dukungan penuh dan komitmen kuat terhadap penerapan sistem manajemen talenta. Menurutnya, penempatan ASN yang tepat sesuai kompetensi dan kapasitas adalah syarat mutlak agar pelayanan publik berjalan maksimal, cepat, dan tepat sasaran.
“Manajemen talenta menjamin setiap ASN berada di posisi yang pas dengan kemampuannya. Ini langkah krusial agar pelayanan ke masyarakat tidak hanya berjalan, tapi berjalan optimal dan berkualitas,” tegas Dhevy.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan melalui sistem ini. Tujuannya adalah melahirkan ASN yang adaptif, profesional, berintegritas tinggi, dan siap menjawab berbagai tantangan pelayanan publik serta mendorong percepatan pembangunan daerah ke depan.
“Harapan kami, lewat penguatan sistem ini, akan lahir SDM ASN yang andal, berkompeten, dan menjadi tulang punggung kemajuan Kabupaten Luwu,” pungkas Dhevy.
