Prajurit Yonif 721/Makkasau Disiapkan Jaga Perbatasan RI–PNG, Pangdam Tekankan Disiplin dan Kepemimpinan
![]() |
| Prajurit Yonif 721/Makkasau Disiapkan Jaga Perbatasan RI–PNG, Pangdam Tekankan Disiplin dan Kepemimpinan (Foto : Istimeea) |
PINRANG, PEWARTA SULSEL - Prajurit Batalyon Infanteri 721/Makkasau kembali mendapat kepercayaan negara untuk menjalankan misi pengamanan di wilayah perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini pada tahun 2026. Penugasan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kedaulatan sekaligus menciptakan stabilitas keamanan di kawasan strategis tersebut.
Pengarahan kepada para prajurit dilakukan langsung oleh Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, saat kunjungan ke Markas Yonif 721/Makkasau di Kecamatan Patampanua, Kamis (2/4). Dalam kesempatan itu, Pangdam menegaskan pentingnya kesiapan mental, fisik, serta kemampuan kepemimpinan bagi setiap prajurit yang akan diberangkatkan.
Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai perjuangan tokoh nasional Sultan Hasanuddin dijadikan teladan dalam menjalankan tugas. Semangat pantang menyerah dan keberanian dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Setiap prajurit harus menjadi contoh, baik dalam sikap maupun tindakan. Tugas di perbatasan membutuhkan kesiapan penuh dan tanggung jawab tinggi,” tegas Pangdam.
Sementara itu, Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungan penuh kepada para prajurit. Ia menilai, pengamanan wilayah perbatasan memiliki peran strategis tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan aparat di wilayah perbatasan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan yang berdampak langsung pada kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Ini adalah amanah besar. Kehadiran prajurit di garis depan menjadi simbol kekuatan negara dalam melindungi rakyat dan wilayahnya,” ujar Bupati Irwan.
Ia juga berpesan agar seluruh personel menjaga kondisi kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan selama bertugas, mengingat tantangan geografis dan dinamika keamanan di wilayah perbatasan yang cukup kompleks.
Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap, penugasan ini dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan negara, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di wilayah perbatasan melalui terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
