Desa Saotengnga Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara II Lomba Pemerintahan Desa 2025
![]() |
| Desa Saotengnga Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara II Lomba Pemerintahan Desa 2025 (Foto : Istimewa) |
SINJAI, PEWARTA SULSEL - Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Desa ini berhasil meraih Juara II Nasional dalam Lomba Pemerintahan Desa dan Kelurahan Award Tingkat Nasional Tahun 2025 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Penghargaan tersebut diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (14/1/2026).
Dalam ajang bergengsi ini, Desa Saotengnga tampil sebagai wakil Provinsi Sulawesi Selatan dan bersaing dengan desa-desa terbaik di Wilayah Regional III, yang meliputi kawasan Sulawesi dan Kalimantan. Keberhasilan meraih posisi kedua terbaik menjadi bukti kualitas tata kelola pemerintahan desa yang unggul dan kompetitif.
Piala penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, kepada Kepala Desa Saotengnga, A. Mappima Noma, dalam sebuah prosesi resmi yang sarat makna.
Prestasi ini merupakan bentuk pengakuan Kemendagri atas kinerja Desa Saotengnga dalam menjalankan pemerintahan desa yang efektif, transparan, dan berkelanjutan, khususnya dalam bidang pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.
Turut hadir mendampingi dalam penerimaan penghargaan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sinjai, Yuhadi Samad. Ia menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih dan menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak.
“Alhamdulillah, Desa Saotengnga berhasil meraih juara II nasional untuk Regional III. Ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi semua unsur,” ujar Yuhadi.
Sementara itu, A. Mappima Noma menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah serta partisipasi aktif masyarakat desa. Ia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan desa ke depan.
Capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Sinjai untuk terus berinovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mendorong pembangunan desa yang berdaya saing.
